Sedangkan asam alfa lipoik dalam tomat bisa menjaga jaringan otak, bahkan bisa menunda terjadinya gangguan pada otak manusia.
4. Mengatur Zat Kimia Otak
Manfaat vitamin C dalam tomat juga sering disebut dengan askorbat.
Dalam tubuh askorbat merupakan antioksidan kuat dan tertinggi yang paling banyak ditemukan di otak dan juga jaringan neuroendokrin.
Askorbat dalam tomat ini nantinya akan digunakan untuk mengatur lebih dari selusin neurokimia berbeda dalam otak, sehingga bisa menurunkan risiko stroke.
5. Mencegah Kerusakan Sel Otak
Lycopene yang ada dalam buah tomat memiliki sumber antioksidan yang sangat tinggi.
Fungsinya untuk membantu melindungi sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas, dan dianggap sebagai faktor utama dari penyebab penyakit demensia.
Lycopene dalam tomat tersebut nantinya akan melindungi otak dari gangguan kerusakan otak.
6. Mencegah Alzheimer
Selain bisa memberikan manfaat antioksidan, lycopene yang terkandung dalam buah tomat ini juga bertugas untuk mengatur sel yang memengaruhi pertumbuhan otak dan juga peradangan.
Dalam sebuah studi menemukan, seseorang dengan gangguan kognitif ringan seperti penyakit alzheimer, maka biasanya memiliki kadar karotenoid rendah dalam darah mereka.
Dengan mengonsumsi tomat yang mengandung karotenoid tinggi ini, maka penyakit gangguan otak seperti alzheimer ini bisa dicegah dan diatasi dengan baik.
7. Meningkatkan Plastisitas Saraf
Keunggulan mineral magnesium yang terkandung dalam tomat digunakan lebih dari 300 proses di dalam tubuh, dan ada lebih dari 50 proses yang dibutuhkan oleh otak.
Manfaat magnesium ini bisa meningkatkan plastisitas saraf, sehingga nantinya saraf bisa beradaptasi, sekaligus menghindari dari kerusakan otak lebih baik.