Presiden Prabowo Kunjungi Rumah Almarhum Affan Kurniawan, Pengamat Merespons

Presiden Prabowo Kunjungi Rumah Almarhum Affan Kurniawan,-foto :jpnn.com-
JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi rumah almarhum Affan Kurniawan di bilangan Blora, Jakarta Pusat pada Jumat (29/8/2025) malam.
Prabowo bertemu dan memeluk keluarga korban dengan penuh haru pada Jumat (29/8/2025). Untuk diketahui, salah satu pengemudi ojek online (Ojol) Affan Kurniawan meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (Rantis) barracuda milik Brimob saat berunjuk rasa di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025).
Tragedi Pejompongan ini tentu saja menimbulkan luka yang mendalam bagi keluarga dan juga komunitas Ojol se-Indonesia. Ribuan ojek online ikut menghadiri pemakaman Alm. Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Pengamat Komunikasi Politik Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih mengatakan langkah Presiden Prabowo mengunjungi keluarga almarhum Affan Kurniawan menunjukkan langkah kesatria sebagai pemimpin.
BACA JUGA:Bandingkan Gaji Guru & Tunjangan Anggota DPR, Ketum RAMA: Siapa yang Sebenarnya Membangun Bangsa?
“Saya melihat bagaimana Presiden Prabowo datang untuk memberikan jaminan bagi keluarga bahwa negara hadir dan akan memberikan keadilan bagi keluarga korban. Ini sangat baik dari sisi komunikasi politik,” kata Frans Saragih. Sebelumnya, kata Frans Saragih, Prabowo juga menemui keluarga korban peristiwa Mei 1998.
Ketika itu, Prabowo tidak khawatir, apalagi pada saat tersebut beragam tuduhan dialamatkan kepadanya, tapi dengan tenang dia menemui keluarga korban. “Ini menurut hemat saya adalah konsistensi yang tetap dijaga sebagai pemimpin ungkap,” ungkapnya. Frans Saragih merasa kejadian ini merupakan reaksi masyarakat terhadap situasi beberapa tahun berjalan, ini tidak mungkin muncul secara tiba tiba. Ditambah lagi dengan situasi saat ini yang dirasakan sulit bagi masyarakat. “Luapan kemarahan itu kemudian tertumpah karena adanya sebuah letupan emosi yang sudah tidak terbendung lagi,” ujarnya. Terkait pidato Presiden Prabowo agar meminta masyarakat tenang dan memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk mengatasi hal tersebut, menurut aktivis 98 ini adalah upaya yang baik agar masyarakat mendapatkan jaminan dari pemimpin negaranya. “Selain bentuk konsisten menjaga kehidupan masyarakat, itu juga baik dalam komunikasi politik,” tegas Frans Saragih. Oleh karena itu, Frans Saragih menyarankan sebaiknya Presiden tidak perlu menunggu lama untuk segera melakukan langkah-langkah strategis dalam peristiwa ini. “Saya yakin ketegasan Prabowo akan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia,” ujar Frans.(fri/jpnn)