Ini Perbedaan Moisturizing dan Hydrating yang Harus Kamu Tahu

Perbedaan Moisturizer dan Hydrating-tangkapan layar -
RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Sering kesulitan saat memilih produk perawatan kulit karena istilah moisturizing dan hydrating terdengar mirip?
Padahal, keduanya bekerja dengan cara yang berbeda untuk kulit.
Hydrating berfungsi menyerap air dari udara atau kulit untuk menjaga kelembapan dari dalam, sedangkan moisturizing berfokus pada membuat lapisan pelindung yang mengunci kelembapan agar kulit tetap lembut.
Memahami perbedaan keduanya penting agar kamu dapat memilih produk yang tepat untuk membuat kulit sehat, lembap, dan glowing.
BACA JUGA:Coba 4 Makanan Ajaib Ini untuk Rambut, Kulit, dan Kuku Sehat Maksimal
Dilansir dari Healthline, secara ilmiah moisturizer adalah istilah umum untuk berbagai jenis pelembap, seperti emolien (lemak dan minyak), skualena (minyak), humektan, dan occlusive.
Namun, dalam dunia pemasaran, istilah ini telah mengalami pergeseran.
"Hydrator dan moisturizer adalah istilah pemasaran dan dapat didefinisikan oleh merek sesuai keinginan mereka," ujar Perry Romanowski, seorang ahli kimia kosmetik dan salah satu pendiri The Beauty Brains.
Meskipun tidak ada standar baku yang mendefinisikan hydrator dan moisturizer, sebagian besar merek menggunakan istilah ini untuk membedakan bagaimana kulit mendapatkan kelembapan yang dibutuhkan.
Berdasarkan fungsinya, produk hydrating dan moisturizing dibedakan menjadi tiga:
1. Produk Hydrating untuk Kulit Dehidrasi
Kulit kering membutuhkan produk hidrasi yang tinggi.
Mengandung humektan, seperti gliserin dan asam hialuronat, produk ini meningkatkan hidrasi kulit dengan menyerap air ke dalamnya.
Sangat penting untuk memeriksa kondisi kulitmu.