Polemik Bandara IMIP, Ketum GCP: Wamenhub Harus Jujur!
Ketum GCP H Kurniawan saat diwawancarai awak media.-Foto: net-
JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana mengenai status Bandara PT IMIP di Morowali.
Dia menilai pernyataan Wamenhub tidak jujur dan tidak sejalan dengan temuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. “Wamenhub tidak jujur!” tegasnya di Jakarta, Sabtu (29/11).
Kurniawan menilai pernyataan Menhan Sjafrie yang menyebut tidak adanya petugas imigrasi dan bea cukai di Bandara IMIP bukanlah ucapan tanpa dasar.
“Sjafrie Sjamsoeddin enggak ada kepentingan politik apa pun, cuma mau benar, dan Sjafrie Sjamsoeddin tidak asal ngomong karena saya yakin didukung dengan data intelijen,” ujarnya.
Dia menilai pernyataan Wamenhub yang menegaskan bahwa bandara tersebut “sudah terdaftar dan tidak ilegal” tidak menjawab inti persoalan.
“Ada beda terdaftar atau legal dengan pernyataan Menhan yang bilang tidak ada petugas imigrasi dan bea cukai,” kata Kurniawan.
Kurniawan juga menyoroti ketidaksinkronan antarpejabat yang menurutnya memperlihatkan kurangnya soliditas dalam pemerintahan.
“Kalau enggak loyal dan enggak kompak mending mundur, cuma buat malu,” tuturnya.
Menurutnya, polemik ini sekaligus menjadi gambaran kualitas kepemimpinan nasional yang tidak sesuai harapan rakyat. “Jadi, ini potret bangsa ini, banyak yang pintar, tetapi enggak jujur,” tegasnya.
Dia juga mempertanyakan pernyataan Wamenhub yang mengeklaim telah menempatkan beberapa personel di Bandara IMIP.
“Yang kemarin ditempatkan lagi beberapa petugas itu melahirkan dugaan. Diduga yang kemarin-kemarin dan selama ini patut diduga belum ditempatkan dong?” ujarnya.
Kurniawan lanta mendesak desakan agar pemerintah berlaku transparan. “Ayo kita jujur! Atau diduga Wamenhub tidak jujur?” tegasnya. (jp)