JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Kreator konten sekaligus figur publik Jerome Polin mengungkapkan kegeramannya terhadap kondisi sosial dan politik di Indonesia melalui akunnya di Instagram.
Dalam pernyataannya yang tajam, Jerome menyoroti perlakuan terhadap masyarakat yang menyuarakan aspirasi, khususnya terkait penggunaan fasilitas negara yang dibiayai pajak rakyat.
Dia secara spesifik menyinggung insiden di mana masyarakat demonstrasi dilindas rantis Brimob, yang seharusnya melayani mereka.
"Rakyat ditabrak pakai mobil yang dibelinya pake uang pajak rakyat," begitu Jerome Polin menulis dalam unggahannya, Jumat (29/8).
Kalimat ini menyoroti penggunaan aset negara yang dibeli dari uang rakyat, tetapi justru digunakan untuk menekan rakyat itu sendiri.
Jerome juga mengkritik pihak-pihak yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan.
Dia menyatakan rakyat yang ingin menuntut hak dan menyampaikan aspirasi justru ditindas oleh pihak yang gajinya berasal dari uang pajak rakyat.
"Rakyat yang ingin menuntut hak dan menyampaikan aspirasi ditindas oleh pihak yang gajinya dari uang pajak rakyat," ucapnya.
Kritikan Jerome tidak hanya berhenti pada aparat keamanan, tetapi juga menyasar para wakil rakyat.
Dia menyoroti perilaku anggota dewan yang seharusnya menjadi jembatan aspirasi masyarakat, tetapi justru tidak menjalankan perannya.
"Wakil rakyat yang seharusnya mendengarkan keluhan rakyat malah WFH di hari demo," ujarnya.
"Malah ngatain rakyat 'tolol'. Malah semena-mena," imbuhnya.
Pemilik kanal YouTube dengan jutaan pelanggan tersebut mengungkapkan rasa kecewa dan sedihnya melihat situasi yang menurutnya sangat ironis.
"Ironis.. sedih sekali," kata Jerome kecewa. (jp)