Panen Serentak, Harga Beras di Lebong Tengah Turun Rp 15 Ribu per Kaleng

Heller: Salah satu Heler di wilayah kecamatan Lebong Tengah.-carles/radarlebong-

RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Harga beras di Kabupaten Lebong, khususnya di Kecamatan Lebong Tengah, mengalami penurunan seiring dengan masuknya masa panen padi di sejumlah wilayah.

Saat ini, harga beras tercatat sebesar Rp 190 ribu per kaleng, turun Rp 15 ribu dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp 205 ribu per kaleng.

Penurunan harga tersebut terjadi dalam sepekan terakhir dan dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan gabah dari petani yang mulai panen.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha penggilingan padi atau heler di Lebong Tengah, yang menyesuaikan harga jual beras sesuai ketersediaan bahan baku di lapangan.

Baca Juga: Kasus TBC di Lebong Melonjak, Capai 304 Kasus

Salah satu pemilik heler di Lebong Tengah, Riski (43), membenarkan adanya penurunan harga tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ini beras dijual dengan harga Rp 190 ribu per kaleng di tingkat heler. 

"Sebelumnya harga beras Rp 205 ribu per kaleng. Turunnya harga beras ini sudah terjadi dalam minggu ini," kata Riski.

Riski menjelaskan, meskipun harga beras mengalami penurunan, permintaan masyarakat justru cenderung berkurang karena banyak warga yang masih memiliki stok beras hasil panen sendiri.

Ia juga mengakui bahwa harga beras berpotensi turun lebih lanjut apabila panen dilakukan secara menyeluruh, khususnya pada musim tanam pertama (MT1).

Namun demikian, menurut Riski, penurunan harga saat ini belum terlalu signifikan karena panen MT1 belum sepenuhnya berlangsung. 

"Harga beras masih tergolong tinggi. Pada puncak panen padi pun, harga beras saat ini masih berada di angka Rp 190 ribu per kaleng," pungkasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan