GM King Fighter: Helm Open Face dengan Ventilasi ISF dan Fitur Naik Kelas

GM King Fighter: Helm Open Face dengan Ventilasi ISF dan Fitur Naik Kelas-foto : tangkapan layar@youtube-

RADARLEBONG.BACAKORAN.CO- GM King Fighter menghadirkan desain yang mengembalikan karakter asli GM dengan 

pendekatan sporty dan dinamis. Siluet bagian atas dibuat streamline mengalir ke belakang, dipadukan dengan lekukan samping dan belakang yang ramai namun tidak agresif.

Area bawah helm dirancang tidak flat sehingga memberi kesan solid dan modern. Branding dibuat minimalis melalui logo GM oval di bagian depan dan belakang, menjaga tampilan tetap bersih namun berkarakter.

Dimensi Shell dan Proporsi untuk Postur Asia

BACA JUGA:Helm Ringan Tapi Kuat: Rekomendasi 5 Helm Half Face Terbaik 2025

Proporsi helm GM King Fighter dinilai ideal untuk postur kepala orang Asia. Tinggi shell cukup untuk meng-cover area rahang bawah, memberikan perlindungan lebih tanpa membuat helm terlihat besar. Helm ini menggunakan satu ukuran shell untuk seluruh size, dengan empat pilihan ukuran mulai dari S hingga XL.

Tanpa Spoiler dengan Tampilan Tetap Dinamis

Tidak adanya spoiler menjadi ciri khas desain King Fighter. Pendekatan ini menghasilkan tampilan sederhana namun tetap sporty, cocok untuk penggunaan harian maupun komuting jarak menengah.

Sistem Ventilasi Tiga Intake dan Dua Outlet

GM membekali King Fighter dengan tiga top air intake di bagian atas menggunakan mekanisme sliding, serta intake samping kiri dan kanan dengan sistem klik. Di bagian belakang terdapat dual outlet ventilation untuk membuang udara panas secara optimal. Perbedaan visual ventilasi terlihat pada varian warna, di mana versi putih menggunakan ventilasi senada bodi untuk kesan elegan, sedangkan warna lain memakai ventilasi hitam bertekstur matte yang menonjolkan aura sporty.

Teknologi ISF: Integrated Stabilizer Air Ventilation

Fitur unggulan GM King Fighter adalah ISF (Integrated Stabilizer Air Ventilation). Teknologi ini mengoptimalkan aliran udara melalui kombinasi tiga intake dan dua outlet, serta channeling system dengan total 12 lubang ventilasi di dalam EPS. Pada kecepatan sekitar 40 km/jam, aliran udara sudah terasa signifikan, menjadikan helm terasa sejuk saat digunakan.

Karakter Noise dan Pengaruh Ventilasi

Optimalnya ventilasi membawa konsekuensi berupa noise ringan di area atas setelah kecepatan 50 km/jam. Sumber suara berasal dari ventilasi atas dan akan hilang ketika ventilasi ditutup. Untuk kategori helm open face, tingkat kebisingan ini masih tergolong wajar dan menyatu dengan suara lingkungan sekitar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan