Dorong Ketahanan Pangan, Kecamatan Lebong Sakti Optimalkan Lahan Kering

Camat Lebong Sakti, Fahrizal Anwar, SE.-carles/radarlebong-

RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Pemerintah Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, terus melakukan langkah antisipatif menghadapi potensi rawan pangan dengan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pertanian maupun pekarangan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengajak warga menanam palawija, khususnya jagung, pada lahan kering yang tidak memungkinkan ditanami padi secara optimal.

Camat Lebong Sakti, Fahrizal Anwar, SE, mengatakan bahwa lahan persawahan tidak harus selalu digunakan untuk tanaman padi.

Menurutnya, sawah tadah hujan atau lahan kering tetap memiliki potensi ekonomi jika dimanfaatkan untuk tanaman palawija.

Baca Juga: Libur Nataru , Bupati Azhari Imbau Wisatawan Patuhi Rambu Peringatan di Objek Wisata Lebong

Setelah panen palawija, lahan tersebut bahkan dapat kembali ditanami jagung sebagai alternatif peningkatan hasil pertanian.

"Jika lahan kering, bukan berarti petani harus menyerah untuk bercocok tanam. Itu bisa diganti dengan bertanam palawija seperti jagung. Dengan bertanam palawija, hasil petani juga bisa meningkat," ujar Fahrizal Anwar.

Ia menegaskan bahwa petani tidak seharusnya hanya mengandalkan tanaman padi dalam upaya meningkatkan ketersediaan pangan.

Menurutnya, lahan kering tetap dapat menghasilkan selama ada kemauan dan kesadaran dari masyarakat untuk mengelolanya secara produktif.

Lebih lanjut, Fahrizal menyampaikan dukungannya terhadap pemanfaatan lahan oleh warga untuk bertanam jagung.

Apalagi saat ini setiap desa didorong untuk menanam jagung sebagai bagian dari program nasional dalam mendukung ketahanan pangan. 

"Saya sangat mendukung warga memanfaatkan lahan untuk bertanam palawija, seperti jagung, demi mendukung ketahanan pangan nasional," pungkasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan