Mendag Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Nataru
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat meninjau harga pangan di Pasar Cihapit, Kota Bandung, Kamis (20/11).-Foto: net-
JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memantau langsung sejumlah pasar rakyat menjelang periode natal dan tahun baru (nataru).
Tak hanya itu, Mendag juga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan asosiasi, pengusaha, distributor dan pemasok.
Hal tersebut sebagai langkah dalam menjaga stabilitas harga dan stok barang kebutuhan pokok menjelang nataru.
Berdasarkan pantauan, Budi memastikan harga kebutuhan pokok menjelang nataru relatif terkendali dengan baik.
“Kami juga sampaikan bahwa pekan depan, kami akan melakukan koordinasi dengan distributor, dengan pemasok,” kata pria yang karib disapa Busan di Jakarta, Kamis (27/11).
Pantauan harga bapok dilakukan Mendag Busan di sejumlah pasar rakyat, yaitu Pasar Raya Padang, Padang pada 18 November 2025.
Selain itu, Pasar Rakyat Sememi, Surabaya pada 13 November 2025; dan Pasar Cihapit, Bandung pada 20 November 2025.
Busan menjelaskan temuan di pasar, harga kebutuhan pokok relatif stabil, mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET) atau harga acuan.
“Kami sudah melakukan beberapa kali kunjungan. Kami temukan bahwa harga relatif terkendali dan stabil," ujarnya.
"Semua akan terus kami pantau menjelang Nataru,” imbuh Busan.
Selain itu, Busan memastikan lancarnya distribusi MINYAKITA, termasuk menjelang Nataru.
Upaya ini dilakukan dengan menyempurnakan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2024 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.
Perubahan ini mengatur penyaluran MINYAKITA dengan melibatkan BUMN Pangan.
"Jadi, kebijakan MINYAKITA distribusi, sedang ubah Permendag. Penyaluran minyak goreng nanti minimal 35 persen disalurkan oleh BUMN pangan, dalam hal ini Bulog dan ID Food,” urai Busan.