Profil Motor Listrik Yamaha Aerox-E: Adrenalin, Gaya, dan Karakter
Profil Motor Listrik Yamaha Aerox-E-foto :jpnn.com-
RADARLEBONG.BACAKORAN.CO -Lewat kemunculan Aerox-E, Yamaha seperti pengin menepis anggapan bahwa mobilitas elektrik cuma soal efisiensi. Bagi Yamaha, masih ada adrenalin, gaya, dan karakter—yang semuanya dikemas tanpa suara bising. Aerox-E, yang baru saja diperkenalkan Yamaha India, langsung mencuri perhatian pasar Asia.
Maklum, Aerox sendiri sudah punya basis penggemar besar, terutama di Indonesia dan Vietnam. Kini, versi listriknya hadir membawa DNA sport yang sama, hanya saja lebih bersih dan lebih futuristik. Di balik bodi agresifnya, Yamaha menyematkan motor listrik 12,8 hp dengan torsi 48 Nm.
Angka itu cukup untuk memberikan sensasi tarikan spontan layaknya Aerox bermesin bensin. Akselerasinya diklaim responsif, cocok untuk menikung di kemacetan atau melesat saat lampu hijau menyala.
Yang menarik, Aerox-E dibekali dua baterai lithium-ion total 3 kWh yang bisa dicopot-pasang. Pengguna cukup membawa baterai ke dalam rumah dan mengisi daya dengan santai. Sekali penuh, motor bisa melaju hingga 106 km—jarak yang terasa pas untuk kebutuhan komuter urban yang serba dinamis.
Soal kontrol, Yamaha tidak setengah hati. Ada tiga mode berkendara—Eco, Standard, Power—ditambah Boost Mode yang memberi suntikan tenaga singkat ketika harus menyalip di traffic padat. Tersedia pula fitur reverse mode, solusi cerdas untuk memundurkan motor di parkiran sempit tanpa harus berkeringat. Dari luar, Aerox-E mempertahankan desain agresif ala keluarga NVX/Aerox.
Di kokpit, panel instrumen TFT berwarna tampil lebih premium dan kini terhubung dengan Y-Connect. Kenyamanan juga berpadu manis dengan keamanan. Tata letak komponen dirancang ulang agar tetap ergonomis.
Penempatan baterai di bawah bodi membuat pusat gravitasi lebih rendah, membuat Aerox-E terasa lincah saat bermanuver pelan. Yamaha juga menyisipkan fitur praktis seperti smart key system dan port pengisian daya eksternal.