Ratusan Honorer Resmi jadi PPPK, 4 Hal Penting yang Harus Dilakukan

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melantik 532 PPPK dan 43 CPNS formasi 2024 di Balai Kota Bandung, Senin (5/5/2025). -Foto: Pemkot Bandung-
KOTABANDUNG.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Sebanyak 532 honorer di lingkup Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, resmi berubah status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ratusan honorer yang lulus seleksi PPPK 2024 tahap 1 di Pemkot Bandung, dilantik bersamaan dengan 43 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024.
Pelantikan PPPK dan CPNS 2024 dilakukan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Senin (5/5).
Farhan menekankan penambahan aparatur itu merupakan langkah strategis guna meningkatkan kapasitas pelayanan publik di Kabupaten Kota Bandung.
“Tanamkan dalam hati, ini bukan sekadar pencapaian. Ini adalah awal pengabdian. Tugas utama Anda adalah memperkuat birokrasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Farhan di Bandung, Senin.
Dia menyampaikan empat hal penting kepada para ASN baru.
Pertama, menjadi aparatur yang loyal, berdedikasi, dan menjaga integritas. Kedua, terus belajar dan beradaptasi dengan dinamika pelayanan publik.
Ketiga, menerapkan nilai ASN "BerAKHLAK" yang mencakup orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, harmoni, loyalitas, adaptivitas, dan kolaborasi. Keempat, menjunjung tinggi sumpah jabatan yang diikrarkan hari itu.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menitipkan Kota Bandung kepada PPPK dan ASN yang baru saja dilantik dan mengajak mereka untuk bekerja sama dalam membangun daerah yang maju, adil, dan makmur.
“Momen ini sebagai permulaan tanggung jawab besar para aparatur sipil negara untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata dia.
Selain itu, Farhan juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama antara BKPSDM Kota Bandung dan BKN Regional III yang mempercepat proses administrasi pengangkatan CPNS dan PPPK formasi 2024 tahap 1.
“Ini memang butuh waktu, tetapi percepatan sudah bisa kita (Pemkot Bandung) lakukan,” ujar Farhan.
Adapun 532 PPPK yang dilantik terdiri atas 196 tenaga guru, 50 tenaga kesehatan, dan 286 tenaga teknis.
Sedangkan 43 CPNS menerima SK pengangkatan, yang terdiri dari 7 tenaga kesehatan, 34 tenaga teknis, dan 2 lulusan sekolah kedinasan PTDI-STTD. (jp)