Kamis, 06 Feb 2025
Network
Beranda
Berita Utama
Bengkulu Utara
Nasional
Pendidikan
Lifestyle
Olahraga
Tubei
Lainnya
Terkini
Berkah Jumat
Berkah Ramadhan
Network
Beranda
Nasional
Detail Artikel
Kompor Bahlil
Reporter:
|
Editor:
|
Rabu , 05 Feb 2025 - 23:51
Catatan Dahlan Iskan-foto :disway.id-
kompor bahlil oleh: dahlan iskan bahlil rupanya punya bakat terpendam: menjadikan dirinya terkenal. ucapan-ucapannya enak dikutip oleh media –quotable. saat ada yang minta agar para menteri naik angkutan umum, bahlil, kini menteri esdm, enak saja nyeplos: "jangan ajari saya cara naik angkutan umum". tidak hanya itu. "saya ini dua tahun jadi kernet angkot dan dua tahun lagi jadi sopir angkot," katanya. saat sudah kuliah di universitas pun bahlil masih merangkap jadi sopir angkot. di papua. ketika banyak orang hanya berani bisik-bisik soal ''raja jawa'', bahlil menyeploskannya di forum resmi. dor! jadilah istilah ''raja jawa'' seperti resmi melekat untuk presiden jokowi. baca juga:churchill jonan kini bahlil terkenal lagi: soal elpiji tabung 3 kg. elpiji melon. terkenalnya mutlak. mulai lapisan paling bawah sampai ke para elite di atas. "beli gas melon harus pakai ktp. satu ktp hanya bisa beli satu tabung". belinya pun harus di agen. pengecer tidak boleh lagi menjual gas melon. terjadilah penumpukan pembeli di agen-agen. antre. panjang. lama. banyak yang sampai berantem. ada yang ngotot satu ktp untuk beli empat tabung. pengotot itu bukan pemakai rumahan. ia punya warung makanan. satu tabung tidak cukup. "baru sekarang ini saya lihat ada orang bertengkar sambil angkat tabung gas," ujar wanita disway yang ikut antre jauh dari rumahnyi di bilangan jakarta selatan pinggiran. "sebenarnya saya ini rugi. antre empat jam kalau untuk jualan sudah dapat uang berapa. belum lagi ke sininya juga harus buang bensin." caci maki pun disemprotkan ke bahlil. juga ke pemerintah. meme yang sangat menyakitkan bertebaran di medsos. bahlil menerima itu sebagai tanggung jawab. ia seperti sempat bersumbu pendek saat dasco bikin pernyataan dari kursinya sebagai wakil ketua dpr. "soal elpiji 3 kg ini bukan kebijakan presiden prabowo," ujar dasco. bahlil sendiri merasa langkahnya itu sebagai pelaksanaan dari kebijakan presiden. "tapi ya sudahlah. tidak perlu mencari siapa yang salah. ini tanggung jawab saya," kata bahlil. heboh di masyarakat tak tertahankan lagi. presiden prabowo turun tangan. pembelian elpiji 3 kg dikembalikan ke cara semula. tidak usah pakai ktp. pengecer juga diizinkan kembali jual si melon. secara tidak langsung heboh elpiji 3 kg ini ada juga dampak baiknya: orang kembali sadar bahwa sebenarnya hanya orang miskin yang berhak dapat subsidi dari negara. elpiji melon hanya untuk orang miskin. bukan untuk anda. juga bukan untuk orang yang sudah punya usaha. masalahnya: cara. keputusan bahlil ini dianggap bahlul: terlalu mendadak. tidak pakai transisi. tidak bertahap. cara beli harus pakai ktp hanya akan menambah keruwetan. menambah kesulitan. bukankah tidak ada jenis ktp khusus orang mampu dan ktp khusus untuk orang miskin. pemakaian ktp untuk beli si melon pastilah cara asal-asalan. sama juga dengan ide tabung gas diberi warna. merah untuk orang miskin, hijau untuk yang tidak miskin. cara ini terbukti gagal total saat pupuk bersubsidi diberi warna pink. penyaluran pupuk bersubsidi kini terlihat lebih tertib. pakai kartu pupuk. pemilik sawah lebih dua hektare tidak akan diberi kartu. mereka harus beli pupuk nonsubsidi. pun penjualan bensin bersubsidi. anda sudah tahu. lama-lama juga kian terarah. mekanisme di stasiun pompa bensinnya sudah kian mapan. pupuk bersubsidi beres. bensin subsidi juga beres. kini meningkat ke elpiji bersubsidi –dengan cara yang sama sekali tidak belajar dari keberhasilan pupuk dan bensin. heboh elpiji ini, sayangnya, tidak menyadarkan kita pada ide lama: kompor listrik. semua negara maju sistem dapurnya pakai kompor listrik. kenapa kita belum mau mengarah ke sana. aneh. tiap rumah perlu elpiji. tidak ada jaringan pipa elpiji ke rumah-rumah. elpiji masih disalurkan pakai cara paling kuno: dikirim lewat angkutan mobil dan motor. memang ada program membangun jaringan pipa gas di beberapa kota. tapi tidak ada artinya dibanding luasnya perumahan kita. di lain pihak listrik sudah ada di rumah masing-masing. bagi yang dayanya kecil tinggal memperbesarnya. padahal elpiji harus kita impor. haus devisa. listrik bisa diproduksi sendiri di dalam negeri. batubara melimpah. murah. aneh. elpiji dinomorsatukan. begitu nikmat pengimpornya. maka mobil listrik kelihatannya akan lebih cepat memasyarakat dibanding kompor listrik. aneh. bin ajaib. membuat kompor listrik dibuat seperti lebih sulit dari mobil listrik. bahlil jangan-jangan akan kembali jadi berita besar: mengalihkan subsidi elpiji ke kompor listrik.(dahlan iskan)
1
2
3
4
»
Tag
# catatan dahlan iskan
# dahlan iskan
Share
Koran Terkait
Kembali ke koran edisi Radar Lebong, Kamis 6 Februari 2025
Berita Terkini
Temuan Dugaan Korupsi Dana BOKB, Inspektorat Desak DP2KBP3A Tindak Lanjuti
Tubei
7 jam
Rusun ASN yang Tuntas Rehab Belum Juga Diserahterimakan
Tubei
7 jam
Dugaan Korupsi Jembatan & Jalan, Kabid BM Ngaku Tidak Ada Penyerahan Data Kegiatan
Tubei
7 jam
Sri Mulyani Bungkam Soal Pembatalan Beasiswa Kemenkeu 2025
Nasional
7 jam
Kompor Bahlil
Nasional
7 jam
Berita Terpopuler
Dugaan Korupsi Jembatan & Jalan, Kabid BM Ngaku Tidak Ada Penyerahan Data Kegiatan
Tubei
7 jam
Makin Cuan! Rekomendasi Produk Terlaris di TikTok Affiliate
Terkini
21 jam
Laka Maut di Desa Suka Raja, Satu Tewas & Satu Luka Berat
Berita Utama
8 jam
3 Fitur TikTok Paling Penting Agar Jualan Tambah Laris, Ini Cara Gunakannya
Terkini
21 jam
Bedanya TikTok Seller dan TikTok Affiliate, Manakah Yang Lebih Peluang Cuan?
Terkini
20 jam
Berita Pilihan
Amazfit GTS 2 Mini, Smartwatch Canggih dengan Fitur Kesehatan
Terkini
1 minggu
HP Kamu Udah Lemot? Ini 5 Tanda yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Terlambat!
Terkini
1 minggu
Tecno Camon 30S Dirancang Dengan Kamera Sony Harga 3 Jutaan
Terkini
2 minggu
Cara dan Mekanisme Pendaftaran Medical Check Up Gratis Tahun 2025
Terkini
2 minggu
Cemburu Diduga Jadi Sebab Suami B*n*h Istri di Lebong
Berita Utama
2 bulan