Bebek Djibouti
Catatan Dahlan Iskan-foto :disway.id-
Kami makan siang di situ. Pesan bebeMadura. Nasi campur. Kue-kue. Cendol dawet.
Laris. Bu Risma sudah punya dua warung seperti itu di Makkah. Kabarnya segera buka cabang di Jakarta.
Bu Risma tinggal di Makkah tapi tidak sedang di Makkah. Saya gagal bertemu wanita hebat itu. Pun suaminyi.
Bu Risma asli Pontianak tapi aslinya asli keturunan Sampang. Sedang suami keturunan Pamekasan.
Hari itu sudah tiga hari saya digelontor kambing di Jeddah. Begitu ketemu bebek Madura rasanya seperti sudah sampai di Djibouti. (Dahlan Iskan)