Bahaya Reaksi Jeruk Nipis dan Sinar Matahari pada Kulit

Reaksi Jeruk Nipis-tangkapan layar -

RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Jeruk nipis dikenal memiliki segudang manfaat bagi tubuh.

Salah satunya, kandungan vitamin C-nya mampu menjaga kulit tetap kencang dan kenyal.

 Meski begitu, ada kondisi yang mengakibatkan jeruk nipis menimbulkan efek buruk bagi kulit.

Kondisi yang dimaksud adalah phytophotodermatitis.

BACA JUGA:Cara Mengatasi Jerawat Hormonal Secara Alami di Rumah

Ketika mengonsumsi jeruk nipis, mungkin tak sengaja percikannya mengenai kulit.

Tanpa sadar, Anda terus beraktivitas dan kemudian keluar rumah. 

Pada kondisi tersebut, kulit berpeluang tersengat sinar matahari.

Nah, saat kulit yang terpercik air jeruk nipis bertemu dengan paparan sinar matahari, maka akan terjadi reaksi fototoksik. 

“Jeruk nipis mengandung zat yang bersifat fototoksik, dikenal sebagai furokumarin. Nah, zat tersebut dengan mudah bisa berpenetrasi ke lapisan epidermis kulit. Makanya saat terkena pajanan sinar matahari, bisa menyebabkan peradangan pada kulit,” kata dr. Theresia Rina Yunita.

Pada kondisi akut, kulit akan mengalami beberapa gejala seperti kemerahan dan melepuh.

Kemudian, pada fase kronis akan muncul hiperpigmentasi.

Di satu sisi, besar atau tidaknya reaksi bergantung pada beberapa kondisi.

Di antaranya, banyaknya sari jeruk nipis pada kulit dan jumlah paparan sinar UV.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan