3 Tuntutan Demo Honorer Senin terkait PPPK 2024 dan Jumlah Massa
Massa honorer unjuk rasa menuntut diangkat menjadi CPNS. Ilustrasi.-Foto: net-
MATARAM.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Para honorer di sejumlah daerah yang tidak lulus seleksi PPPK 2024 secara bergelombang menggelar aksi unjuk rasa.
Di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, demo honorer akan digelar pada Senin, 20 Januari 2025.
Massa aksi akan berkumpul di Taman Kota, pukul 09.00 WITA, melibatkan ribuan tenaga honorer yang tidak lulus seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK 2024 tahap 1.
"Hari Senin (20/01) kami akan gelar aksi damai ke kantor Bupati Lombok Timur," kata Ketua Forum Komunikasi Honorer Daerah Lombok Timur ungkap Irwan Munazir, Sabtu (18/1).
Dalam aksi ini itu pihaknya turun bersama tenaga honorer lainnya atau sekitar ribuan massa aksi.
Irwan juga mengatakan pihaknya telah bersurat ke aparat kepolisian terkait dengan agenda demo honorer ini.
"Kami akan aksi damai mengutamakan sopan santun," katanya.
Dalam aksinya nanti, pihaknya akan menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah daerah terhadap keberlanjutan nasib para honorer yang ada saat ini.
Berikut ini tuntutan pada demo honorer yang akan berlangsung Senin:
1. Meminta supaya gaji PPPK paruh waktu disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK).
2. Mendesak penghentian sementara pembukaan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga proses penataan tenaga non-ASN selesai, atau hingga PPPK paruh waktu dialihkan menjadi penuh waktu.
3. Meminta pemerintah menyelesaikan pengangkatan honorer database BKN menjadi PPPK paling lama 2 tahun ke depan.
"Kami meminta penyelesaian proses penataan tenaga non-ASN berbasis data dalam kurun waktu maksimal dua tahun," ujar Irwan.
Termasuk juga meminta transparansi data dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Timur.
"Transparansi data base harus transparan. Massa aksi akan berkumpul di Taman Kota, pukul 09.00 WITA, selanjutnya akan bergerak menuju kantor Bupati Lombok Timur," katanya. (jp)