Pantat Kuda

Minggu 15 Mar 2026 - 22:22 WIB

 

Tentu tidak semua raja suka dijilat. Ada yang aslinya memang tidak suka dijilat. Ada yang awalnya suka tapi kemudian tidak suka. Yakni setelah tahu para penjilat itu ternyata para pembohong. Tapi raja di sana seumur hidup. Agak telat tahu tentang watak asli para penepuk pantat kuda tidak masalah. Di negara demokrasi telat tahu bisa bermasalah: kehilangan banyak waktu. Padahal masa jabatan terbatas.

 

Saya tidak mengira kota sekecil Huai An penuh dengan bahan tulisan. Ada nama besar perdana menteri Zhou En Lai. Ada penulis-penulis buku legendaris. Ada proyek pertama pembangkit listrik dengan tenaga garam --baru selesai dikerjakan dua bulan lalu. Saya merasa beruntung bisa secepat itu melihatnya.

 

Saya pun ingat. Konglomerat Mochtar Riyadi pernah berkata pada saya: perdagangan pertama di dunia terjadi di Tiongkok. Yakni barter antara besi dan garam. Garamnya garam tambang. Besinya besi tambang. 

 

Kapan-kapan kalau bertemu Mochtar Riyadi lagi saya akan bertanya: apakah sejarah itu terjadi di Huai An. Di sini banyak ditemukan tambang garam. Di kedalaman 1.500 meter. Garam tidak perlu dibuat dari air laut.

 

Kembali ke pantat kuda.

 

Bagi raja yang tidak suka dijilat sebenarnya sudah mengingatkan lewat patung pantat kuda itu: awas! kalau Anda berlebihan menjilat, kuda itu akan menyelentak Anda dengan kaki belakangnya. Anda bisa terjengkang.

 

Jadi, para penjilat harus belajar dari patung pantat kuda itu. Anda harus lihat raja Anda tipe yang suka dijilat atau justru membencinya. Penjilat yang tidak berprestasi akhirnya akan ketahuan. Lalu Anda akan ditendang dengan kaki belakang.

 

Saya sendiri juga senang bila pantat saya ditepuk. Sayangnya pantat saya tepos. Tepukan itu langsung mengenai tulang: sakit.

Kategori :

Terkait

Senin 27 Apr 2026 - 19:49 WIB

Helm Anak

Minggu 26 Apr 2026 - 20:24 WIB

Fisika Arco

Sabtu 25 Apr 2026 - 21:32 WIB

Air Pohon

Jumat 24 Apr 2026 - 20:27 WIB

Da Yunhe

Kamis 23 Apr 2026 - 20:00 WIB

Jalan Makmur