Pantat Kuda

Minggu 15 Mar 2026 - 22:22 WIB

Oleh: Dahlan Iskan

Toko itu pamer pantat kuda. Untuk apa?

"Untuk pengingat bagi para penjilat," ujar seorang pimpinan partai yang menemani saya di Huai An, pedalaman provinsi Jiangshu, Tiongkok.

Ia tidak menyangka saya tertarik pada pantat kuda itu. Yakni ketika saya berjalan dari rumah kelahiran Zhou En Lai ke plasa khusus untuk mengenang para penulis buku terkemuka dari kota kecil itu.

Saat jalan itu tiba-tiba saja tertatap oleh saya pantat kuda itu. Semok. Warna merah. Awalnya saya pikir patung kuda biasa. Ini kan tahun kuda. Hanya saja yang yang terlihat hanya bagian belakangnya. 

 

Saya pun bergegas mendekat. Sekitar delapan orang yang mendampingi saya mengikuti langkah saya. Mereka heran mengapa saya perlu mampir toko. Lebih heran lagi ketika saya menuju pantat kuda itu.

 

Setelah semua mendekat pimpinan partai tingkat kota itu justru minta saya memegang pantat kuda. 

 

"Untuk apa?" tanya saya.

 

"Keberuntungan. Ini kan tahun kuda," katanya.

 

Ia pun menunjukkan ke saya cara-cara memegang pantat kuda. Di bagian mana. Ups...ternyata sudah ada tanda di bagian mana seseorang harus memegang pantat kuda. Yakni di bagian yang benar-benar membuat kuda merasa nyaman kalau bagian itu yang dipegang.

Kategori :

Terkait

Selasa 30 Jun 2026 - 19:53 WIB

Dokter Icha

Sabtu 27 Jun 2026 - 21:59 WIB

Wani El-Tri

Jumat 26 Jun 2026 - 20:07 WIB

Bobotoh Kuning

Kamis 25 Jun 2026 - 22:07 WIB

Tiket Lungsuran

Rabu 24 Jun 2026 - 19:04 WIB

Wani 2727