Neo Pop
Catatan Dahlan Iskan--
Kini di usianya yang 70 tahun masih produktif. Sudah lebih 40 tahun konsisten dengan gaya neo pop art. Dalam hal lukisan, Daniel dan Antonius, adik bungsunya, bersaing siapa lebih hebat. Beda aliran tapi sama-sama banyak dikoleksi kolektor di Eropa.
Daniel tetap bangga sebagai orang Indonesia. Setiap kali diwawancarai, di luar negeri, ia hanya mau menjawab dengan bahasa Indonesia.
Pertanyaannya boleh pakai bahasa Jerman, Spanyol, Portugis, Inggris, atau Belanda tapi jawabnya dalam bahasa Indonesia. "Biasanya saya minta wartawannya membawa penerjemah," katanya. Kalau tidak punya penerjemah lebih baik tidak jadi wawancara.
Hanya bahasa Prancis yang Daniel tidak mau belajar. Ia tidak suka dengan bahasa yang mengandung kesombongan. Karena itu ia tidak pernah jatuh cinta dengan wanita Prancis. Mungkin ia baru mau belajar bahasa Prancis kalau dimarahi Presiden Prabowo. (Dahlan Iskan)