Tahun Pertaruhan
Catatan Dahlan Iskan-foto :disway.id-
Dari Pemilu ke Pemilu peran Polri sangat sentral –sesentral peran TNI di Pemilu-Pemilu Orde Baru.
Walhasil belum tentu juga tahun 2026 menjadi Tahun Reformasi Polri. Kalau reformasi itu batal dilakukan, senanglah sektor-sektor lain yang seharusnya juga segera menyusul direformasi: ikut mundur lebih lama lagi. Horeeee.
Di sisi lain tahun 2026 tampaknya akan menjadi titik keberhasilan program MBG –makan bergizi gratis. Sekolah dan ujian bagi MBG sudah dilakukan selama tahun 2025. Mulai dari keracunan sampai flow keuangan.
Berbagai langkah penyempurnaan sudah dilakukan: termasuk prinsip ''cair dulu baru masak''. Dapur-dapur MBG kini bisa mendapat uang lebih dulu sebelum masak MBG untuk siswa sekolah di sekitarnya.
Maka di tahun 2026 mestinya ''idealisme'' MBG juga sudah bisa dilaksanakan. Seharusnya dapur MBG sudah mulai menemukan jalan: dapur MBG di desa A, membeli sayur dan sumber protein dari desa A atau sekitarnya.
Dengan demikian ekonomi ''berputar di bawah'' akan terjadi. Uang miliaran rupiah beredar di desa setiap bulannya.
Perubahan lain: tiga pegawai di tiap dapur MBG adalah pegawai pusat: akuntan, ahli gizi dan manajernya. Tiba-tiba saja diperlukan begitu banyak akuntan dan ahli gizi di desa-desa.
Saya sendiri di tahun 2026 masih tetap minum obat penurun imun, olahraga pagi, makan tomat kukus, putih telur, dan singkong rebus.
Tahun baru 2026 sudah kami mulai dengan langkah tegas: menghapus persediaan gula putih (gula pasir) dari dapur istri. Itu hanya selangkah lebih maju. Reformasi –bukan revolusi.
Selama tahun 2025 kami sudah terbiasa mengurangi makan dan minum manis. Kue adalah barang haram di rumah kami –karena kue adalah makanan paling bergula.
Sebagai ganti, di dapur, kini hanya tersedia gula semut –agar gula kelapa produksi perusuh Disway di Banyumas itu tidak hanya diekspor. (Dahlan Iskan)