9 Minuman yang Bisa Membantu Meningkatkan Air Susu Ibu

Manfaat air kelapa murni.-Foto: net-

RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - SALAH satu hal yang harus Anda perhatikan setelah melahirkan ialah menjaga kondisi air susu kamu.

Saat menyusui, nutrisi dan cairan yang dikonsumsi melalui makanan menjadi bagian dari air susu ibu.

Bayi Anda mengonsumsi nutrisi ini saat menyusu dari kamu.

Tanggung jawab untuk terus menyusui bayi Anda setelah melahirkan mungkin terasa berat.

Seiring pertumbuhan bayi Anda, ia membutuhkan lebih banyak nutrisi dan volume cairan setiap kali menyusu.

Wajar jika Anda khawatir apakah kamu akan memiliki cukup persediaan ASI selama beberapa bulan pertama kehidupan bayi Anda.

Lalu, apa yang bisa Anda lakukan jika bayi kamu masih terlihat lapar atau haus setelah menyusu?

Baca Juga: 4 Manfaat Air Rebusan Daun Salam, Bantu Obati Penyakit Ini

Terlalu khawatir tentang tidak menghasilkan cukup ASI bisa menyebabkan berkurangnya suplai ASI atau refleks penurunan ASI yang buruk.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk memastikan kamu bisa menghasilkan cukup ASI?

Setelah melahirkan, Anda akan beralih ke pola makan pasca melahirkan yang berfokus pada makanan dan minuman yang paling membantu tubuh kamu pulih setelah melahirkan dan mendukung pemberian ASI.

ASI mengandung 12 persen padatan dan 88 persen air. Ini berarti asupan cairan Anda sangat berpengaruh pada jumlah ASI yang kamu hasilkan.

Cairan ekstra yang Anda minum harus bergizi, sehat untuk kamu dan bayi Anda, dan merupakan sesuatu yang Anda sukai untuk diminum.

Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Zayacare.com.

1. Air kelapa
Air kelapa adalah cairan yang terdapat di dalam buah kelapa mentah sebelum nutrisinya menjadi daging kelapa.

Minuman ini kaya akan elektrolit, termasuk magnesium, potasium, dan karbohidrat.

Setiap kali Anda meminum sesuatu yang mengandung jenis elektrolit ini, tubuh kamu cenderung menahan cairan tersebut sehingga bayi Anda bisa menggunakannya.

2. Santan
Santan lebih kaya lemak dibandingkan air kelapa. Ini bagus untuk smoothie dan untuk membuat es krim.

Santan juga mengandung agen antimikroba alami, dan lemak untuk membantu bayi Anda menambah berat badan.

Pastikan untuk minum air kelapa dan susu secukupnya karena bisa berarti Anda mengonsumsi terlalu banyak kalium atau lemak.

3. Teh laktasi/teh herbal
Teh laktasi umumnya mengandung ramuan yang dikenal sebagai galaktagog.

Beberapa dari teh ini mengandung jahe, kelor, santan/air, dan rue kambing serta bisa dimasukkan ke dalam teh atau campuran minuman untuk membantu laktasi.

Anda bisa minum teh hanya dengan satu bahan. Namun, sebagian besar teh memiliki beragam ramuan yang dicampur di dalamnya.

4. Jus bit
Jus bit memiliki banyak nutrisi dan manis alami. Ada elektrolit seperti potasium dan banyak vitamin.

Ada bukti bahwa minum jus ini selama menyusui membantu bayi Anda lebih menyukai sayuran saat diperkenalkan nanti.

5. Jus wortel
Wortel seperti jus bit. Mereka sarat dengan vitamin C, A, dan banyak fitonutrien.

Jus wortel menyegarkan dan menambah komponen pada ASI sehingga meningkatkan kualitas ASI itu sendiri.

6. Smoothie hijau
Smoothie hijau dibuat dari berbagai sayuran berdaun hijau, termasuk bayam dan kangkung.

Anda bisa membuat smoothie yang berbeda untuk setiap hari dan menambahkan zat besi, vitamin C, dan folat ke dalam makanan kamu.

Saat Anda mengonsumsi makanan ini, bayi kamu juga mendapatkan nutrisinya.

7. Susu
Susu mengandung protein susu dan gula susu yang mudah dicerna.

Ini merupakan pilihan yang baik jika Anda tidak memiliki intoleransi laktosa.

Meskipun susu sapi tidak baik untuk bayi (sampai mereka berusia sekitar satu tahun), tubuh Anda bisa “mendaur ulang” protein tersebut menjadi bentuk yang mudah ditoleransi oleh bayi kamu.

Susu adalah salah satu minuman terbaik untuk Anda saat menyusui karena mengandung protein dan karbohidrat.

8. Jus buah
Jus buah menyegarkan dan mengandung karbohidrat sehat serta vitamin yang Anda butuhkan untuk memberi nutrisi pada bayi kamu.

Ingatlah bahwa Anda membutuhkan cairan, energi, dan vitamin agar kamu dan bayi Anda tetap sehat.

Namun, jus buah tidak boleh menjadi satu-satunya minuman yang Anda minum, karena mengandung banyak gula dan kalori yang mungkin tidak kamu perlukan. (jp)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan