Garis Kemampuan

Minggu 26 Oct 2025 - 22:20 WIB

Oleh: Dahlan Iskan

Abayanyi hitam. Panjang. Sampai lantai. Kerudungnyi hitam. Rapat. Menutup seluruh rambut. Kacamatanyi besar. Modis.

Wanita ini seperti membantah bahwa usaha itu sulit. Dua tahun terakhir outletnya tambah 12 buah. Karyawannya terus bertambah.

Dia tidak mau ambil kredit bank.

Namanyi: Mulyani Hadiwijaya. Dipanggil Bu Mul.

BACA JUGA:Jangan Ganggu

Usahanyi: Dea Bakery.

Lokasinya: Kepanjen, Malang.

Kemarin saya berkunjung ke pabrik Dea Bakery. Tidak sendirian. Bersama saya 36 pengusaha kecil-menengah dari berbagai kota di Indonesia.

Disway Malang memang mengadakan "Business Adventure". Bukan ke Tiongkok tapi ke Malang dan Batu. Mereka berkunjung ke beberapa UMKM yang layak untuk jadi sumber inspirasi. Salah satunya ke Dea Bakery. Saya didaulat oleh Disway Malang untuk tur bersama mereka.

"Masak ke Tiongkok melulu," ujar Agung Pamujo, pimpinan Disway Malang.

Awalnya Bu Mul membuka toko di sebuah ruko di Kepanjen --tidak jauh dari stadion Kanjuruhan. Tokonyi sewa. Dia jualan bahan-bahan pembuat kue. Inilah toko Tbk pertama. Tbk di situ singkatan dari Toko Bahan Kue.

Lama-lama Bu Mul bikin kue sendiri. Dijajakan di depan toko Tbk-nyi. Laris. Roti pertama yang dia jual adalah donat.

"Kenapa donat?"

"Saya lihat anak-anak saya suka donat," kata Bu Mul.

Kategori :

Terkait

Sabtu 24 Jan 2026 - 21:37 WIB

Belah Tiga

Rabu 21 Jan 2026 - 22:29 WIB

Pati Madiun

Selasa 20 Jan 2026 - 22:20 WIB

Point 100

Senin 19 Jan 2026 - 23:16 WIB

Rambo Batman

Minggu 18 Jan 2026 - 21:16 WIB

Omon Kenyataan