Petinggi Danantara Berikan Kabar Terbaru soal PT DSI, Cek
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkapkan saat ini proses seleksi sumber daya manusia (SDM) untuk mengisi badan usaha milik negara (BUMN) yang mengatur tata kelola ekspor komoditas strategis nasional itu tengah berlangsu-foto :jpnn.com-
JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Danantara segera mengumumkan jajaran pengurus PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) pekan depan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkapkan saat ini proses seleksi sumber daya manusia (SDM) untuk mengisi badan usaha milik negara (BUMN) yang mengatur tata kelola ekspor komoditas strategis nasional itu tengah berlangsung ketat.
“Mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim,” kata Dony di Jakarta, Minggu (31/5).
Lebih lanjut, pria yang juga Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mengatakan Danantara turut dibantu oleh para pemangku kepentingan strategis lainnya dalam hal SDM PT DSI, termasuk bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Selanjutnya Kementerian Perdagangan (Kemendag), serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
“Jadi, ini tidak hanya independen dilakukan oleh Danantara, tetapi juga kita mengharapkan support juga dari seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses penataan ekspor ,” ujar Dony.
Selain mempersiapkan talenta dalam implementasi PT DSI yang mulai memasuki masa transisi selama enam bulan ke depan, ia memastikan Danantara juga melakukan pengembangan sistem teknologi pendukung dari BUMN tersebut.
“Berkaitan dengan teknologi, kita juga sedang men-develop satu sistem yang baik. Tentu harapannya adalah bahwa ini amanah besar yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengelola sumberdaya alam kita menjadi memberikan manfaat yang maksimal,” kata Dony.
“Karena itu kami dari Danantara Indonesia akan berupaya sebaik mungkin dan dapat diawasi oleh masyarakat Indonesia dalam implementasi program ini,” ujarnya menambahkan.
Kemudian, PT DSI mendapatkan penugasan khusus pemerintah untuk mengelola dan mengawasi transaksi ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis dengan tahap awal fokus pada batu bara, crude palm oil (CPO) dan ferro alloy.
Masa transisi implementasi PT DSI akan dijalankan mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2026. Dalam periode tersebut, DSI bersama para pemangku kepentingan terkait termasuk pengusaha akan berdiskusi mengenai berbagai hal strategis, termasuk penentuan patokan harga dari komoditas.