Jalan Provinsi di Desa Pyambik Retak Parah, Pengendara Diminta Ekstra Hati-Hati

Retak: Terlihat jalan milik Provinsi yang sudah retak tinggal menunggu amblas.-carles/radarlebong-

RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Muara Aman dan Curup, tepatnya di Desa Pyambik, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, mengalami keretakan serius dan kian membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan tersebut dilaporkan terus membesar dalam beberapa hari terakhir. Warga setempat pun meminta pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum badan jalan amblas dan memicu kecelakaan lalu lintas.

Keretakan jalan berada di titik yang berdekatan dengan aliran Sungai Kotok. Pada malam hari, kondisi ini dinilai semakin berisiko karena minimnya lampu penerangan jalan.

Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur tersebut diminta untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan atau ketika arus lalu lintas sedang padat.

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Publik, Pjs Kades Tanjung Bungai II Awasi Kinerja Perangkat

Salah seorang warga Desa Pyambik, Ical, mengatakan kerusakan jalan dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan Sungai Kotok meluap beberapa waktu lalu.

Luapan sungai tersebut mengakibatkan pelapis penahan sungai amblas hingga berdampak pada badan jalan di atasnya.

"Jalan retak ini terjadi akibat pelapis penahan Sungai Kotok amblas. Kami khawatir kondisi ini membahayakan keselamatan pengendara, terutama bagi mobil yang membawa muatan berat," ungkap Ical.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan Budi, seorang pengendara roda empat yang sering melintasi jalur tersebut.

Menurutnya, posisi retakan jalan sulit terlihat dari kejauhan sehingga sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Ia menilai kerusakan jalan kini semakin parah dan berpotensi amblas ke sungai jika tidak segera ditangani.

Warga berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan darurat.

Selain demi menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat, penanganan cepat juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

"Dari jauh keretakan ini tidak kelihatan, padahal kondisinya saat ini sudah semakin parah. Jika terus dibiarkan, jalan ini tinggal menunggu waktu saja untuk amblas ke sungai," pungkas Budi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan