Wujudkan Layanan Kesehatan Merata, Pemkab Lebong Percepat Capaian UHC
Wujudkan Layanan Kesehatan Merata, Pemkab Lebong Percepat Capaian UHC-foto :dok/radarlebong-
LEBONG.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong terus memperkuat langkah strategis dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta bagi seluruh masyarakat.
Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak, merata, dan berkelanjutan hingga ke pelosok.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Lebong, H. Syarifudin, menyampaikan bahwa percepatan capaian UHC tidak hanya berorientasi pada angka kepesertaan, tetapi juga pada kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menjelaskan, terdapat tiga fokus utama yang menjadi strategi Pemkab Lebong dalam mencapai target UHC. Pertama, akselerasi rekrutmen peserta baru guna meningkatkan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan.
BACA JUGA:UHC Awards 2026 Diraih, Akses Kesehatan Warga Makin Terjamin
"Langkah ini penting agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan nasional, terutama kelompok rentan yang belum terdaftar," ujar Syarifudin.
Kedua, peningkatan keaktifan peserta menjadi perhatian serius. Menurut Syarifudin, kepesertaan aktif merupakan kunci agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala administratif. Oleh karena itu, Pemkab Lebong terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami pentingnya menjaga status kepesertaan tetap aktif, termasuk kewajiban administrasi yang harus dipenuhi.
Ketiga, penguatan kolaborasi lintas sektor. Pemkab Lebong melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit, hingga pemangku kepentingan lainnya.
"Sinkronisasi data kependudukan menjadi langkah krusial untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam program ini. Selain itu, dukungan anggaran daerah juga terus diperkuat guna menjamin keberlanjutan UHC," jelasnya.
Syarifudin menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan program UHC tidak hanya tercapai secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata di lapangan.
Lebih lanjut, Pemkab Lebong juga berfokus pada peningkatan mutu layanan kesehatan. Tidak hanya memastikan seluruh masyarakat terdaftar, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan, baik dari segi sarana, prasarana, maupun kompetensi tenaga medis. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses layanan, tetapi juga pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas.
Ia menambahkan, Dengan komitmen yang kuat dan dukungan berbagai pihak, Pemkab Lebong optimistis target UHC dapat tercapai secara maksimal pada tahun 2026. Pemerintah berharap program ini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga secara menyeluruh.
"Untuk memastikan program berjalan efektif, pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala di lapangan sekaligus mencari solusi yang tepat agar implementasi UHC berjalan optimal," pungkasnya.