Sekitar 300 KPM Lebong Tengah Terima BPNT, Dorong Ketahanan Pangan
RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Sekitar 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Lebong Tengah tercatat menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Program perlindungan sosial ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan angka kemiskinan di wilayah Lebong Tengah.
BPNT merupakan bantuan sosial yang disalurkan melalui mekanisme akun elektronik. Saldo bantuan tersebut hanya dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-Warong atau pedagang bahan pangan yang telah bekerja sama dengan bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) maupun PT Pos Indonesia. Sistem ini dirancang agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Pendamping Sosial Kecamatan Lebong Tengah, Rohilya, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat sekaligus memastikan kebutuhan gizi tetap terpenuhi.
Baca Juga: Polemik Lahan KDMP Desa Garut, Pemerintah Dianggap Kurang Sensitif Terhadap Aspirasi Masyarakat
"BPNT diberikan melalui rekening bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Tujuannya jelas, yakni meringankan beban pengeluaran keluarga sekaligus memastikan pemenuhan gizi KPM terjaga," ujarnya.
Ia memaparkan, terdapat empat tujuan utama program BPNT. Pertama, membantu memenuhi sebagian kebutuhan pangan pokok keluarga kurang mampu.
Kedua, memberikan akses terhadap asupan gizi yang lebih seimbang. Ketiga, meningkatkan ketepatan sasaran, waktu, dan administrasi penyaluran bantuan.
Keempat, memberikan fleksibilitas bagi KPM dalam memilih bahan pangan sesuai kebutuhan rumah tangga masing-masing.
Selain berdampak langsung pada dapur warga, BPNT juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian lokal.
Dengan sistem non-tunai, transaksi dilakukan di pedagang lokal atau usaha mikro yang menjadi mitra penyalur.
Hal ini turut mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) sekaligus mendorong pertumbuhan usaha kecil di tingkat kecamatan.
"Kami berharap integrasi bantuan yang tepat waktu dan tepat sasaran dapat membantu menekan angka kemiskinan di Lebong Tengah," tutupnya.