IGD dan Rawat Inap Tetap Disiagakan Sehari Semalam
IGD: Tampak gedung IGD RSUD Kabupaten Lebong.-dok Radar Lebong-
LEBONG.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan normal selama 24 jam penuh sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kebijakan ini diambil untuk menjawab kebutuhan pelayanan medis masyarakat Kabupaten Lebong, baik dalam kondisi darurat maupun layanan rutin, sehingga warga tidak perlu khawatir terhadap akses kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Lebong, dr. Meinoffiandi Leswin, menyampaikan bahwa manajemen telah menyiapkan skema kerja bergiliran bagi tenaga medis dan non-medis.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar pelayanan tetap optimal meskipun sebagian petugas menjalankan ibadah puasa. Penjadwalan ulang dilakukan secara terstruktur dengan mempertimbangkan beban kerja, jumlah pasien, serta kesiapan setiap unit pelayanan.
Baca Juga: Anggaran Puluhan Juta Dipertanyakan, Taman Lebong Tengah Tak Terurus
"Kami memastikan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat inap, ruang bersalin, hingga layanan penunjang medis seperti laboratorium dan radiologi tetap siaga 24 jam tanpa pengurangan kualitas layanan," ujarnya.
Menurutnya, pelayanan kegawatdaruratan menjadi prioritas utama karena menyangkut keselamatan pasien yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
Selain layanan darurat dan rawat inap, pelayanan poliklinik rawat jalan juga tetap dibuka selama Ramadhan dengan penyesuaian jam operasional.
"Jika pada hari biasa layanan berlangsung lebih panjang, selama bulan puasa pelayanan dimulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Penyesuaian ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi pasien dan tenaga kesehatan, tanpa mengurangi efektivitas pelayanan medis," jelasnya.
Dari sisi kesiapan logistik, manajemen memastikan stok obat-obatan dan alat kesehatan dalam kondisi aman. RSUD Lebong juga telah melakukan perencanaan untuk mengantisipasi peningkatan kasus penyakit yang lazim muncul selama Ramadhan, seperti gangguan pencernaan akibat perubahan pola makan, dehidrasi karena kurangnya asupan cairan, hingga kambuhnya penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sehat selama berpuasa. Asupan gizi seimbang saat sahur dan berbuka, memperbanyak konsumsi air putih, serta istirahat yang cukup menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi tubuh," pungkasnya.