Waspada, Ini 3 Bahaya Makan Jengkol Berlebihan Saat Sahur

Bahaya Makan Jengkol Berlebihan.-Foto: net-

JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - JENGKOL merupakan salah satu makanan kesukaan banyak orang.

Namun, Anda sebaiknya menghindari mengonsumsi makan jengkol saat sahur atau buka puasa.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, jengkol bisa mengganggu kesehatan tubuh.

Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Jengkol Menyebabkan Bau Tidak Sedap

Tidak adanya asupan apa pun saat puasa bisa meningkatkan risiko bau mulut, apalagi jika kamu banyak mengonsumsi jengkol saat sahur maupun berbuka.

Bau ini muncul karena kandungan djengkolic acid atau asam jengkolat yang terdapat pada jengkol.

Senyawa tersebutlah yang berperan dalam menimbulkan bau setelah mengonsumsi jengkol, termasuk bau mulut dan bau urine.

2. Jengkol Bersifat Diuretik

Diuretik adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada suatu kondisi, sifat, atau penyebab naiknya laju urinasi.

Efek ini bisa kamu dapatkan jika mengonsumsi jengkol secara berlebihan.

Gejala yang dialami berupa peningkatan frekuensi buang air kecil (BAK), sehingga bisa menyebabkan berkurangnya cairan dalam tubuh.

Alhasil, kondisi ini bisa meningkatkan risiko dehidrasi saat puasa.

Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa jengkol memiliki kandungan nitrogen yang cukup tinggi, sehingga bisa menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan masalah pada sistem perkemihan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan