Jadwal Safari Ramadan dan Hibah ke Rumah Ibadah Belum Final
Safari Ramadhan dan Hibah ke Rumah Ibadah hingga saat ini belum ditetapkan. Kunjungan safari ramadan Bupati Lebong H Azhari dan Wabup Lebong Bambang ASB tahun lalu ke Masjid Muhammadiyah.-foto :dok/radarlebong-
LEBONG.RADARLEBONG.ID -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong memastikan akan kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 M. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Lebong, Riskal Effendi, SH.
Namun, hingga berita ini diterbitkan jadwal Safari Ramadan 1447 H Pemkab Lebong dan bantuan hibah ke rumah ibadah yang biasanya rutin disalurkan ke setiap masjid yang menjadi lokasi Safari Ramadan belum final masih menunggu koordinasi bersama pimpinan daerah.
"Untuk draf lokasi dan jumlah masjid/musalah sudah kami siapkan dan akan lebih dulu kami koordinasikan dengan pimpinan. Apakah ada penambahan atau pengurangan masjid yang akan dikunjungi," kata Riskal.
Ia menegaskan, pihaknya menargetkan kepastian jumlah masjid dan musala yang akan dikunjungi dalam Safari Ramadan Pemkab Lebong dapat dirampungkan dalam waktu dekat. Hal ini penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan secara maksimal, baik dari sisi teknis maupun substansi acara.
BACA JUGA:DD Bengkulu 2026 Turun Drastis, Dialokasikan Rp377 Miliar untuk 1.341 Desa
Dalam pelaksanaannya nanti, Pemkab Lebong akan membentuk dua tim Safari Ramadan. Tim pertama akan dipimpin langsung oleh Bupati Lebong, didampingi jajaran Forkopimda serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara tim kedua akan dipimpin oleh Wakil Bupati Lebong bersama jajaran OPD.
"Mengacu tahun sebelumnya, kegiatan Safari Ramadan dilaksanakan pada minggu kedua Ramadan," sampainya.
Selain menentukan lokasi kunjungan, Pemkab Lebong juga akan membahas secara detail teknis pelaksanaan Safari Ramadan 1447 H. Koordinasi tersebut mencakup sejumlah agenda yang selama ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, termasuk kemungkinan penyerahan bantuan hibah untuk rumah ibadah.
Sejak beberapa tahun terakhir, Safari Ramadan di Kabupaten Lebong turut diisi dengan penyerahan secara simbolis bantuan dana hibah kepada masjid atau musala yang dikunjungi. Namun untuk tahun ini, mekanismenya masih menunggu arahan pimpinan daerah.
"Apakah tahun ini kembali dilakukan seperti itu sekaligus menyerahkan hibah rumah ibadah atau tidak. Terkait itu juga akan kami koordinasikan dengan pimpinan, seperti apa teknisnya," ungkapnya.
Lebih lanjut Riskal menjelaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Pemkab Lebong untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat di berbagai kecamatan.
Ditambahkan Riskal, Safari Ramadhan yang akan dilakukan merupakan salah satu ajang silaturahmi antara Pemkab Lebong dengan masyarakat secara langsung. Lebih dari itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk mendengarkan langsung kebutuhan serta aspirasi masyarakat serta mensosialisasikan program-program yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah.
"Selain buka bersama dan salat tarawih berjemaah, kegiatan ini juga akan langsung mendengar aspirasi dari masyarakat,", demikiannya.
Dengan persiapan yang tengah dimatangkan, Safari Ramadan Pemkab Lebong 1447 Hijriah diharapkan tidak hanya menjadi ajang ibadah dan silaturahmi, tetapi juga ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat demi mendorong pembangunan yang lebih tepat sasaran di Kabupaten Lebong.