LPG 3 Kg Langka, Harga Melonjak

Tampak tabung LPG 3 kilogram yang kosong.-amri/radarlebong-

LEBONG.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Memasuki awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026, masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Lebong mengeluhkan kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram.

Gas melon yang sulit diperoleh ini sudah dirasakan sejak beberapa hari terakhir, sehingga berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga hingga pelaku usaha kecil.

Kelangkaan LPG 3 kg di Lebong paling dirasakan warga di Kecamatan Amen dan Lebong Atas. Di tingkat pengecer, tabung gas sulit ditemukan. Kalaupun tersedia, harganya melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Akibatnya, masyarakat harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lainnya demi mendapatkan satu tabung gas. Bahkan, sebagian warga terpaksa beralih sementara ke kayu bakar atau kompor listrik untuk memenuhi kebutuhan memasak.

“Sudah beberapa hari ini kami sulit mendapatkan gas. Kalau ada, harganya bisa mencapai dua kali lipat,” ungkap Toni, warga Selebar Jaya.

Baca Juga: Hanya 2 dari 10 BUMDes di Lebong Tengah Tertib Administrasi, Sisanya Terkendala SPJ

Tak hanya rumah tangga, pedagang makanan di Lebong juga ikut terdampak. Mereka khawatir kelangkaan LPG akan mengganggu kelancaran usaha, terutama di awal Ramadhan yang biasanya diiringi lonjakan aktivitas jual beli makanan berbuka puasa.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Amen Indra Istiawan, S.KM, meminta Dinas terkait segera turun ke lapangan untuk memantau langsung situasi distribusi LPG subsidi 3 kilogram.

“Kami berharap dinas terkait segera melakukan pengecekan di lapangan. Agen dan pangkalan juga diimbau mengatur distribusi agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan LPG, karena ini sangat dibutuhkan, khususnya oleh ibu rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga berharap kelangkaan LPG 3 kg di Lebong tidak kembali terjadi dan distribusi dapat berjalan normal selama bulan Ramadhan.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Lebong, Gusran Haji, membenarkan bahwa distribusi LPG di lapangan belum sepenuhnya merata, sehingga menyebabkan keterbatasan pasokan di beberapa wilayah.

“Kami menerima laporan warga yang harus mendatangi beberapa pangkalan untuk mendapatkan satu tabung LPG,” jelasnya.

Berdasarkan data, kuota LPG 3 kg Kabupaten Lebong tahun 2026 tidak mengalami penambahan dibanding tahun sebelumnya, yakni 530.300 tabung per enam bulan.

Dengan kebutuhan rata-rata 85 ribu hingga 90 ribu tabung per bulan, jumlah tersebut secara perhitungan dinilai mencukupi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan