Sebenar KDRT

Catatan Dahlan Iskan--

 

 

Ivo Ananda istirahat tidur di pinggir jalan saat mengikuti event ultra cycling, Mainsepeda East Java Journey 2026.--

 

Saya setuju itu sebenar-benar KDRT.

 

Saya pernah marah kepada cucu Pak Iskan itu. Marah sekali. Marah besar. Marah dalam hati. Kok sepedaan terus. Kapan kerjanya? Bukankah sudah diberi contoh orang itu harus kerja keras?

 

Marah itu lama-lama reda sendiri. Yang membuat reda adalah kenyataan berikutnya: saya dengar cucu Pak Iskan itu punya pabrik sepeda. Tepatnya: perusahaan desain sepeda. Pabrik sepedanya bisa di Taiwan, di Shenzhen, di Dongguan, di mana saja. Tapi ia yang menentukan desainnya. Lalu dirakit di Indonesia.

 

Hobi sepedaan itu juga melahirkan event-event yang memberi dampak pada pariwisata di dalam negeri. Termasuk event yang membuat cucu menantu Pak Iskan merasakan KDRT: Mainsepeda East Java Journey. 

Ivo Ananda saat berhasil finis menyelesaikan tantangan bersepeda 1.500 km di East Java Journey 2026.--

Definisi ''kerja keras'' ternyata sudah berubah di mata generasi baru. Apalagi di generasi yang lebih baru lagi. Mungkin Saya sudah tidak paham apa definisi kerja keras di masa ini.

 

Saya sendiri tetap kerja keras menurut definisi lama: harus berkeringat, harus belepotan lumpur, harus berterik matahari.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan