Harga Kopi Melonjak, Kapolsek Lebong Tengah Imbau Petani Tingkatkan Kewaspadaan

Kapolsek Lebong Tengah Ipda Erwin Sinaga, S.Sos.-(carles/rl)-

RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Kenaikan harga biji kopi di pasaran membawa dampak positif bagi para petani di Kabupaten Lebong. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga memicu potensi gangguan keamanan, terutama meningkatnya risiko pencurian hasil panen kopi, baik yang masih berada di batang maupun yang sedang dalam proses penjemuran.

Aparat kepolisian pun mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kapolsek Lebong Tengah, Ipda Erwin Sinaga, S.Sos, menyampaikan imbauan kepada para petani agar lebih berhati-hati dalam menyimpan dan menjemur hasil panen.

Ia menekankan agar warga tidak menjemur kopi maupun padi di bahu jalan raya, terlebih jika dibiarkan hingga malam hari tanpa pengawasan. Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga rawan memicu tindak kejahatan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Puskesmas Semelako Imbau Warga Aktif Konsultasi Kesehatan

"Saat ini sedang musim panen padi dan dalam waktu dekat akan memasuki panen kopi. Saya mengimbau agar masyarakat tidak menjemur hasil panen di jalan raya, apalagi membiarkannya tidak diangkat pada malam hari. Kondisi seperti itu sangat rawan pencurian," kata Erwin Sinaga.

Selain faktor keamanan, Kapolsek juga menyoroti aspek keselamatan lalu lintas. Jemuran di badan atau bahu jalan berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat jarak pandang terbatas.

Oleh karena itu, petani diminta segera mengangkat dan menyimpan hasil panen ke tempat yang aman dan tertutup ketika hari mulai gelap.

Seiring dengan melonjaknya harga kopi, Ipda Erwin juga mengingatkan potensi pencurian buah kopi langsung dari kebun.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia menyarankan masyarakat agar mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) atau ronda malam, baik di area permukiman maupun di sekitar kebun kopi.

Koordinasi antar pemilik kebun dinilai penting guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

"Kami berharap petani dapat mengedepankan langkah-langkah pencegahan. Simpan hasil panen di tempat yang aman dan tertutup, serta lakukan pengawasan bersama. Jangan sampai hasil kerja keras selama berbulan-bulan hilang karena kurangnya kewaspadaan," tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan