Daftar Nama 16 Organisasi PPPK, Sudah Ada Gambaran Alih Status Paruh Waktu ke Full Time
Forum PPPK saat berdemonstrasi beberapa waktu lalu. Ilustrasi-foto :internet-
JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Di bawah ini daftar nama 16 organisasi PPPK yang tergabung dalam Aliansi Merah Putih yang resmi mengajukan lima tuntutan kepada pemerintah, antara lain pengalihan status PPPK Paruh Waktu menjadi pegawai full time.
Lima tuntutan yang diajukan merupakan hasil konsolidasi nasional Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Sebelumnya, Ketua umum Aliansi Gabungan R2 R3 Indonesia Faisol Mahardika mengungkapkan sesuai informasi yang didapat dari pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bahwa pengalihan PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu dilakukan bertahap.
Tahapan dimulai dengan mengangkat PPPK paruh waktu yang ikut seleksi PPPK 2024 tahap 1.
"Aliansi R2 R3 Indonesia mendukung proses peralihan secara bertahap, dimulai dari tahap satu," kata Faisol kepada JPNN.com, Selasa (3/2).
Menurut Faisol, sangat wajar bila paruh waktu hasil seleksi PPPK tahap 1 diprioritaskan pertama, karena mereka telah mengikuti seleksi tahap pertama pada 2024.
Alasan lain karena peserta seleksi PPPK tahap 1 didominasi oleh honorer database BKN.
"KemenPAN-RB menyampaikan bahwa penentuan skala prioritas itu salah satu rujukannya ialah database BKN," tegasnya.
Menurut Faisol, sesuai informasi KemenPAN-RB, sudah ada daerah yang mengajukan kebutuhan PPPK penuh waktu. Nantinya pengangkatan PPPK penuh waktu ini dilakukan bertahap.
Dia menegaskan, peningkatan status PPPK paruh waktu ke full-time tergantung kepada pemda juga.
Bagi pemda yang memiliki anggaran, bisa mengajukan usulan kebutuhan kepada KemenPAN-RB untuk ditetapkan formasi PPPK penuh waktunya.
Aliansi Merah Putih Mengajukan 5 Tuntutan
Ketua Umum Aliansi Merah Putih (AMP) Fadlun Abdillah mengatakan AMP sebagai gabungan organisasi ASN PPPK lintas profesi di Indonesia telah menyelesaikan konsolidasi nasional di Jakarta.
Dari konsolidasi tersebut AMP menyampaikan poin-poin tuntutan dan komitmen strategis sebagai berikut: