Venezuela Kanada
Ilustrasi Venezuela.-hariandisway-
Untuk sementara Amerika memang masih bisa mengatasi dengan cara terus menambah utang. Tapi ada waktunya kelak: Amerika runtuh karena utang.
Tentu Amerika tidak mau runtuh. Trump sangat jeli. Juga sangat sadar cara di film cowboy bisa diterapkan. Venezuela dikuasai. Minyaknya bisa dipakai mengatasi sakit kankernya.
Kalau cara itu berhasil Trump akan dicatat sebagai presiden terhebat di Amerika --bisa mengatasi utang yang fantastis itu. Soal cara memang akan dicatat sebagai "kejahatan" sejarah. Tapi kemampuannya menyelamatkan Amerika dari kanker stadium empat akan lebih diingat.
Apalagi Trump punya alasan pembenar: toh kekayaan minyak Venezuela itu, selama ini terbukti tidak bisa memakmurkan rakyatnya.
Soal caranya menguasai Venezuela kita semua pasti mencela. Tapi itulah cara terbaik bagi Amerika untuk keluar dari bom waktu: kuras minyak Venezuela.
Kalau ternyata kurang: masih ada Iran.
Bisa saja Trump menyalahkan Kanada: gara-gara Kanada tidak mau dijadikan negara bagian ke-51, Amerika "terpaksa" menyerang Venezuela. Gajah AS dan gajah Kanada bertikai pelanduk Venezuela yang mati.
Bisa saja sebenarnya Kanadalah yang diincar: negara ini kaya raya dengan energi. Tapi memang lebih sulit. Menundukkan Venezuela lebih mudah.
Dengan mengerahkan para raksasa minyak dunia ke Venezuela, Trump seperti ingin mengatakan: Amerika kini benar-benar tidak memerlukan Kanada.
Bahkan Amerika menilai Kanada itu sangat tergantung ke Amerika. "Kanada bisa hidup karena Amerika," ujar Trump pekan lalu.
Di mata Amerika, Kanada memang kecil. Penduduknya hanya sama dengan satu negara bagian California: sekitar 40 juta. Pun kekuatan ekonominya: satu negara Kanada hanya separo kekuatan ekonomi California. GDP California USD4,5 triliun. Kanada USD2,2 triliun.
Karena itu Trump sangat pede Kanada akan sangat kesulitan tanpa Amerika. Selama ini di minyak mentah saja Kanada kirim 4 juta barrel ke Amerika. Lewat pipa. Untuk diolah di berbagai negara bagian di Amerika.
Ekspor Kanada terbanyak juga lewat pelabuhan Amerika. Itu karena infrastruktur antara Kanada-Amerika sudah seperti di satu negara.
Tapi Kanada sudah membuat keputusan: tidak mau lagi tergantung kepada Amerika. Kanada akan membangun sendiri pelabuhan-pelabuhan besar. Lalu jalan kereta api barang menuju pelabuhan itu. Dari pelabuhan itu barang Kanada akan langsung dikirim ke Asia --Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.
Boleh dikata Kanada akan mengalihkan sebagian besar kegiatan ekonominya ke dalam negeri. Berarti Amerika akan kehilangan banyak sekali perputaran ekonomi.