Libur Nataru 2025/2026, Pelni Layani 542.339 Penumpang

Pelni Layani 542.339 Penumpang-foto :jpnn.com-

JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) melayani penumpang sebanyak 542.339 orang selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sejak 11 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani mengatakan realisasi tersebut mencapai 98,4% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni 551.383 penumpang. Realisasi jumlah penumpang 2025/2026 yang lebih sedikit ini dipengaruhi oleh dispensasi penumpang yang diberikan Kementerian Perhubungan berkurang dari rata-rata 152% menjadi 139%.

Selain itu, penugasan KM Egon untuk mendukung perbantuan bencana di wilayah Sumatera turut mengurangi ketersediaan armada reguler pada sejumlah rute. Anda-sapaanya menyatakan meski realisasi penumpang turun dibanding tahun sebelumnya, PELNI berhasil menjalankan operasional angkutan Nataru 2025/2026 dengan lancar dan aman.

“Meskipun total penumpang Nataru di bawah tahun sebelumnya, PELNI tetap menjaga kinerja operasional yang tinggi dengan rata-rata On Time Performance (OTP) kapal penumpang mencapai 98%. Hal ini membuktikan bahwa komitmen PELNI terhadap ketepatan waktu dan disiplin operasional tetap terjaga secara konsisten,” ujar Anda. Anda juga menjelaskan puncak arus mudik tercatat pada 18 Desember 2025 dengan jumlah penumpang mencapai 32.332 orang. Sementara puncak arus balik terjadi pada 8 Januari 2026 dengan 28.417 penumpang.

“Sebaran penumpang selama periode Nataru kali ini tercatat wilayah tengah mendominasi dengan 40%, diikuti wilayah timur 36%, dan wilayah barat 24%. Hal ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan PELNI yang merata di berbagai wilayah.

Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat konektivitas maritim dari barat hingga timur Nusantara," tutur Anda.

PELNI berkomitmen selalu mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pelayaran. Seluruh armada kapal secara rutin menjalani inspeksi ketat oleh otoritas maritim dan awak kapal dilatih secara berkala sesuai standar keselamatan nasional dan internasional.

"Soal keselamatan, tidak perlu dipertanyakan lagi ya, karena keselamatan itu merupakan suatu keharusan, hal utama bagi kami. PELNI memastikan setiap pelayaran berlangsung aman, nyaman dan terjangkau," seru Anda.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan