Asta Cashtry

Catatan Dahlan Iskan--

Cashtry sendiri orang Medan. Ayahnyi keturunan Afganistan. Ibunyi: Tionghoa dari Pontianak. Karena itu dia pernah ke Afganistan. Dua kali. Masih punya keluarga di sana. "Kalau ke Pontianak sering," katanyi.

Gelar dokternyi sendiri diperoleh dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Di UISU pula master dan doktornya.

Cashtry sudah kaya dari sono-nya: ayahnyi pengusaha tambang.

Meski satu meja dengan tokoh-tokoh Asta Cita saya tidak sempat ngobrol soal itu. Padahal saya ingin sekali tahu komentar mereka: apakah Asta Cita masih tetap dipegang oleh pemerintah --setelah lebih satu tahun berkuasa. Atau senasib dengan Nawa Cita dan Revolusi Mental di pemerintah yang lama.

Masih ada waktu.

Mungkin lusa. Atau di lain hari --maafkan Koes Ploes.(Dahlan Iskan) 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan