Tren Kuliner 2026 Diprediksi Makin Beragam, Begini Proyeksinya
Tren Kuliner 2026 Diprediksi Makin Beragam-foto :jpnn.com-
JAKARTA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Sepanjang 2025, industri makanan dan minuman Indonesia menunjukkan pertumbuhan dipengaruhi oleh media sosial dan platform digital.
Beberapa tren makanan dan minuman kekinian yang viral sepanjang 2025 didominasi camilan inovatif dengan keju, salah satunya ada dimsum keju, lalu makanan pedas berbahan aci, makanan Korea, dessert lumer, donat berbagai topping, jajanan nostalgia dan minuman fusion unik seperti matcha dan kopi.
Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menyebutkan industri makanan dan minuman nasional berada di jalur positif, hingga kuartal ketiga 2025 mencapai 6,49%, lebih tinggi dari target 2024 (5%-5,5%).
Ini didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap produk kuliner yang praktis, visual, dan mudah diakses melalui layanan pesan-antar digital. Sektor UMKM yang sebagian besar bergerak di bidang kuliner menjadi penggerak utama dengan kontribusi sekitar 61,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan jumlah unit usaha yang telah melampaui 65 juta pada pertengahan 2025.
Berbagai sumber menyebut pada 2026, tren kuliner diproyeksikan akan terus berkembang dengan arah yang semakin beragam. Minuman dan makanan fungsional yang memiliki manfaat untuk kesehatan, penggunaan bahan vegan yang plant-based, comfort food lokal dengan sentuhan modern, hingga minuman berlapis yang colorful diperkirakan masih akan mendominasi minat konsumen.
Melihat peluang tersebut, PT Etika Beverages Indonesia melalui brand Dairy Champ mendukung pelaku UMKM kuliner dalam menghadirkan inovasi menu makanan dan minuman yang relevan dengan tren pasar.
Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia Dodi Afandi menyatakan dukungan ini diwujudkan melalui penyediaan bahan baku yang membantu pelaku usaha menciptakan rasa yang konsisten, tekstur creamy yang disukai konsumen, serta proses produksi yang lebih efisien untuk kebutuhan bisnis sehari-hari.
Salah satunya melalui kemasan kental manis pouch 2,5 kilogram yang dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis sehingga lebih efisien dan praktis. Dairy Champ juga menghadirkan susu evaporasi dengan 0 persen kolesterol sebagai alternatif bahan baku yang lebih sehat.
Produk ini dapat digunakan sebagai pengganti santan maupun susu cair dalam berbagai menu, mulai dari minuman kopi, minuman manis dan creamy, hingga olahan makanan, tanpa menghilangkan cita rasa gurih dan tekstur creamy yang diinginkan konsumen.
“Kami memahami bahwa UMKM membutuhkan bahan baku yang stabil dan mudah diaplikasikan untuk beragam menu. Kami berharap Dairy Champ menjadi solusi untuk membantu pelaku usaha terus berinovasi dan meningkatkan daya saing di tengah tren kuliner yang terus berubah,” ujar Dodi dikutip, Senin (12/1).
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Dairy Champ juga aktif membagikan inspirasi resep di Instagram @dairychamp.id.
“Dengan kolaborasi antara pelaku usaha, ekosistem digital, dan penyedia bahan baku seperti Dairy Champ, industri kuliner Indonesia diharapkan dapat terus berinovasi dan berkontribusi positif bagi perekonomian nasional di tahun-tahun mendatang,” pungkas Dodi.