Pekerja Migran 2025 di BU Menurun, Hanya 190 Orang
Kepala Disnakertrans BU Sutrino kepada awak media.--
BENGKULU UTARA.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Tercatat sepanjang tahun 2025 Disnakertrans BU Hanya mencatat 190 orang pekerja migran.
Jumlah ini dinilai mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 240 orang. Hal ini diakui oleh Kepala Disnakertrans BU Sutrino kepada awak media.
Jumlah pekerja migran asal Kabupaten Bengkulu Utara (BU) sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan.
Menurunnya minat masyarakat Bengkulu Utara untuk bekerja ke luar negeri tersebut dipandang sebagai sinyal positif, seiring dengan semakin terbukanya peluang kerja di dalam negeri serta pertumbuhan ekonomi lokal yang mulai dirasakan masyarakat," ungkapnya
BACA JUGA:Angin Badai Terjang Arma Jaya, Bupati Bengkulu Utara Serukan Kewaspadaan
Ia pun membeberkan, dari data yang dimiliki 190 orang warga Bengkulu Utara yang mendaftar sebagai calon pekerja migran dengan tujuan Taiwan, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Singapura,” ujar Marni Hartati, Kamis 8 Januari 2026.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka tersebut mengalami penurunan cukup tajam. Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 240 warga Bengkulu Utara mendaftar untuk bekerja ke luar negeri. Penurunan ini, menjadi salah satu indikator membaiknya kondisi perekonomian daerah.
“Sektor yang paling diminati meliputi perawat lansia, pekerja pabrik, sektor pertanian dan peternakan, serta asisten rumah tangga.
Menurunnya jumlah CPMI ini menunjukkan bahwa peluang kerja di dalam negeri mulai meningkat dan ekonomi daerah terus bertumbuh. Masyarakat kini memiliki alternatif pekerjaan tanpa harus pergi ke luar negeri. Kita berharap pemerintah daerah terus mendorong penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta penguatan sektor usaha lokal.
Dengan demikian, masyarakat Bengkulu Utara diharapkan memiliki pilihan kerja yang lebih luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan di daerah sendiri tanpa harus menjadi pekerja migran," imbuhnya.