Rawan Tambuh Libur, Dikbud Lebong Sidak Sekolah

Salah satu Sekolah yang ada dibawah naungan Dinas Dikbud Kabupaten Lebong akan kembali masuk pada Senin 5 Januari 2026 pascalibur semester ganjil.-amri/radarlebong-

LEBONG.RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Libur semester ganjil sudah berakhir, tepatnya hari ini 5 Desember 2026, aktifitas sekolah seluruh satuan pendidikan sekolah kembali aktif seperti biasanya. Biasanya, di hari pertama sekolah sangat rawan  kepala sekolah, guru, maupun tenaga pendidik yang menambah libur di hari pertama masuk sekolah.

Sehingga, untuk mengantisipasi hal tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lebong akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah satuan pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP.

Sidak ini dilakukan guna memastikan proses belajar mengajar kembali berjalan sebagaimana mestinya setelah libur panjang semester ganjil tahun ajaran 2025/2026.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengantisipasi adanya kepala sekolah, guru, maupun tenaga pendidik yang menambah libur di hari pertama masuk sekolah.

Baca Juga: Putus Kontrak SPAM Lebong, Dua Perusahaan Masuk Blacklist Nasional

Kepala Dinas Dikbud Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa jadwal libur semester ganjil telah ditetapkan secara resmi melalui surat edaran yang sebelumnya disampaikan ke seluruh sekolah.

"Jadi pada 5 Januari 2026 semua sekolah sudah kembali masuk seperti biasa," katanya.

Fakhrurrozi juga mengingatkan agar seluruh tenaga pendidik dan peserta didik di Kabupaten Lebong mematuhi jadwal akademik yang telah ditetapkan.

Ia meminta para kepala sekolah turut berperan aktif mengingatkan guru dan staf agar tidak menambah hari libur di luar ketentuan.

"Selain itu juga para orang tua agar meningatkan anak-anaknya jangan sampai tidak masuk di hari pertama masuk sekolah pascalibur semester," sampainya.

Lebih lanjut, Fakhrurrozi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak. Menurutnya, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari keluarga di rumah.

"Selain mendapatkan pelajaran di sekolah anak-anak juga harus aktif diberi pendidikan di rumah," demikiannya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan