Orang Kuat

Jumat 01 May 2026 - 21:28 WIB

Berarti dua kali ini Kaltim dapat gubernur yang kaya raya –sejak sebelum jadi gubernur. Saya tidak bisa membandingkan mana yang lebih kaya: Isran Noor, gubernur sebelum ini, atau Rudy Mas'ud, gubernur saat ini. Yang jelas ada yang aneh pada Isran Noor: mengapa di pilgub kemarin ia kalah. Padahal incumbent. Padahal ia kaya raya.

Oh... ternyata Isran Noor sama sekali tidak mau melakukan "serangan udara". Isran ternyata bukan Iran –yang ketika diserang dari udara balas menyerang dengan drone.

Belum ada wartawan yang bertanya soal itu kepada Isran. Kelak, kalau bertemu Isran saya akan tanyakan itu: ada misteri apa di balik "kepelitannya" itu.

Kenapa Mas'ud disebut gubernur terkuat? "Lihat, yang menjadi ketua DPRD Kaltim adalah kakak kandungnya," ujar politikus di sana.

Kakak satunya lagi, Rahmad Mas'ud, menjadi wali kota Balikpapan. Di kota minyak itu sepupunya jadi ketua DPRD.

Kakak yang lain lagi menjabat bupati Paser sebelum ditangkap KPK. Pun keponakannya, yang masih berusia 23 tahun, Putri Amanda, sudah menjabat ketua Kadin provinsi.

Orang Kaltim menyebut keluarga gubernur mereka itu sebagai Bani Mas'ud. Mereka orang Balikpapan dengan darah Bugis dari Sulawesi Barat. Kini hubungan Kaltim-Mamuju, ibukota Sulbar, kian dekat. Sudah ada penerbangan langsung dari Balikpapan ke Mamuju. Setiap hari. Kian banyak juga pejabat teras di sana berdarah Sulbar.

Maka mumpung dapat gubernur orang kuat saya titip program. Rasanya hanya gubernur dari Bani Mas'ud yang bisa membuat sejarah ini: membangun jalan tembus dari Tenggarong ke IKN.

Selama ini, rasanya, jarak Tenggarong-IKN amat-amat jauh. Setelah saya lihat di peta ternyata hanya kurang dari 30 km.

Sebenarnya masih banyak yang ingin saya usulkan. Tapi ia sudah mengalokasikan anggaran yang sangat besar untuk rakyatnya: beasiswa Rp 5 juta per siswa/mahasiswa ber-KTP Kaltim.

Rakyat sangat senang. Sangat populer. Di Kaltim kepopuleran program ini mengalahkan MBG.

Pun kalau SPP di sekolah/universitas mereka di bawah Rp 5 juta, tetap dapat Rp 5 juta. Uang kelebihannya untuk siswa/mahasiswa sendiri.

Gubernur Mas'ud juga menggratiskan BPJS untuk seluruh warganya. Yakni untuk warga yang belum digratiskan oleh pemkot/pemkab.

Ada baiknya punya gubernur yang sudah kaya sebelum jadi gubernur. Pikirannya besar. Tapi seleranya juga tinggi. Misalnya soal mobil dinas. Kalau mobil mewah biasa ia sudah punya. Maka ia pilih mobil dinas seharga Rp 8 miliar –saya lupa mereknya karena memang belum pernah melihat merek itu di Indonesia.

Saya tidak bisa berkomentar soal itu. Kecuali bila kelak saya melihat mobil itu ikut antre BBM di SPBU dekat IKN.(Dahlan Iskan)

Kategori :

Terkait

Sabtu 02 May 2026 - 21:42 WIB

Langit Sumur

Jumat 01 May 2026 - 21:28 WIB

Orang Kuat

Kamis 30 Apr 2026 - 21:23 WIB

Listrik Kereta

Rabu 29 Apr 2026 - 19:22 WIB

Buku Kriminalisasi

Selasa 28 Apr 2026 - 19:53 WIB

Guru Bimbel