Garam Listrik

Rabu 18 Mar 2026 - 22:45 WIB

Rongga itu letaknya di perut bumi: di kedalaman 1.500 meter. Besarnya rongga lebih dari 1 km2. Anda sudah tahu teorinya: rongga yang terbentuk di dalam tambang garam itu kedap udara. Dinding-dinding rongga itu masih berupa garam. Pun langit-langitnya. Udara tidak bisa bocor.

 

Mulut tambang pun dimasuki pipa raksasa. Udara dimasukkan ke rongga tambang. Dipadatkan.

 

Bagaimana cara memasukkan udara ke rongga tambang yang begitu besar? Tentu bukan dengan cara gotong-royong 1,4 miliar penduduk Tiongkok ramai-ramai meniupkan udara ke dalamnya. Ini pakai blower besar. Lalu pakai kompresor raksasa.

 

Untuk itu diperlukan tenaga listrik. Kelebihan listrik di siang hari dipakai untuk meniupkan udara dan memadatkannya.

 

Petang hari –sampai sebelum tengah malam– penutup rongga itu dibuka: udara pun lari keluar dengan kencangnya. Kecepatan udara itulah yang ditangkap turbin. Turbin berputar --memutar generator. Jadilah listrik.

 

Yang saya lihat itu turbinnya satu: 600 MW. Besar sekali. Di kota Huai An banyak sekali rongga tambang garam. Peninggalan masa nan lalu. Kini tiba-tiba bisa jadi durian runtuh.

 

Di dekat turbin tenaga garam.--

 

Saya belum mau banyak bertanya. Ini masih baru. Belum genap dua bulan. Tahun depan saya ingin ke Huai An lagi.

 

Kategori :

Terkait

Sabtu 04 Jul 2026 - 21:55 WIB

Serba Mirip

Jumat 03 Jul 2026 - 22:09 WIB

Hoax Bijaksana

Kamis 02 Jul 2026 - 20:08 WIB

Niagara SW60+

Rabu 01 Jul 2026 - 18:30 WIB

Keluar Melambai

Selasa 30 Jun 2026 - 19:53 WIB

Dokter Icha