Belah Tiga

Sabtu 24 Jan 2026 - 21:37 WIB

Maka di Amerika canola mendapat gelar sebagai "pembunuh" zaitun. Terutama di saat harga-harga kebutuhan pokok naik seperti sekarang ini. Zaitun dianggap sudah terlalu mahal. Harus hanya dipakai untuk dijadikan olesan segar: terutama untuk salad.

Kanada tidak lagi bisa jualan canola ke Amerika. Bisa. Tapi dengan tarif Trump jatuhnya menjadi mahal.

Carney jadi bintang paling cemerlang di Forum Davos. Ups...ada bintang lainnya: Ursula von der Leyen. Dia Presiden Uni Eropa. Pidatonya juga sangat tegas: Eropa harus independen dari Amerika. Termasuk di bidang pertahanan. Mendengarkan pidato von der Leyen hati saya tergetar: tatanan lama dunia sudah bubar. Padahal tatanan baru belum mewujud.

Presiden Donald Trump kehilangan pamor di Forum Davos kali ini. Para pemimpin bisnis dunia antre ingin bertemu Carney. Trump diabaikan.

Presiden Donald Trump saat menjawab pertanyaan wartawan di atas pesawat angkatan udara AS setelah mengunjungi Forum Ekonomi Dunia di Davos-Evan Vucci -Association Press

Memang akhirnya terbukti: Amerika kalah dalam globalisasi. Tapi tanpa globalisasi belum tentu juga Amerika lebih baik dari sekarang.

Kejayaan itu bertahan sejak Amerika meninggalkan emas. Amerika menggantikan emas dengan dolarnya. Dunia pun terjebak ke dalam dolar Amerika.

Dari Forum Davos Anda bisa ambil kesimpulan: kini dunia terbelah menjadi tiga blok --Amerika, Tiongkok-Rusia, dan Uni Eropa.

Amerika Latin jadi rebutan tiga-tiganya. Venezuela dan Argentina kelihatannya ikut Amerika. Brasil, Peru, ikut Tiongkok. Kanada ikut Eropa.

Indonesia disebut sekali dalam pidato Ursula von der Leyen --sudah menandatangani perdagangan bebas dengan Eropa. Pun beberapa negara Amerika Latin. Juga Thailand dan Malaysia. "Minggu depan dengan India," katanyi.

"Eropa perlu negara-negara itu. Negara-negara itu juga perlu Eropa," ujar Leyen.

Presiden RI, Prabowo Subianto pada World Economic Forum di Davos, Switzerland 2026-Sekretariat Presiden-Sekretariat Presiden

Di mana posisi Singapura? Selama ini di blok Amerika. Di peta dunia yang baru Singapura bisa terkucil dari lingkungannya.

Tidak menyangka dunia berubah secepat ini. Biarlah. Tidak apa-apa. Apa boleh buat. Kita harus mulai siap dengan hidup baru. Yang penting jangan perang. (Dahlan Iskan)

Kategori :

Terkait

Sabtu 24 Jan 2026 - 21:37 WIB

Belah Tiga

Rabu 21 Jan 2026 - 22:29 WIB

Pati Madiun

Selasa 20 Jan 2026 - 22:20 WIB

Point 100

Senin 19 Jan 2026 - 23:16 WIB

Rambo Batman

Minggu 18 Jan 2026 - 21:16 WIB

Omon Kenyataan