Anomali Iran

Sabtu 17 Jan 2026 - 21:59 WIB

Dr Muhsin Labib memang seorang doktor ilmu filsafat. S-3 nya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Disertasinya membahas soal pemikiran filsafat Muhammad Taqi Misbah Yazdi.

Anda sudah tahu siapa Misbah Yazdi: pemikir syiah modern. Baru meninggal tahun 2021. Ia ahli fikih, filsafat, dan seorang ayatullah. Dalam hal keilmuan ia penerus tokoh filsafat di sana: Mulla Sadra (Meninggal tahun 1600-an di Basra).

Sadra salah satu pemikir terbesar Islam pada zamanmya. Ia ahli tafsir Quran dan filsafat. Kitab filsafatnya menjadi kajian di seluruh dunia: Hikmah al-Muta‘aliyah. Sadra menggabungkan filsafat rasional dengan mistisisme dan ajaran Islam.

Nama besar Sadra dipakai untuk memberi nama PTIF Sadra di Jakarta. Itulah perguruan tinggi yang dibiayai pemerintah Iran. Di mana-mana. Di banyak negara. Saya pernah berkunjung yang di Inggris. Tidak jauh dari Oxford University.

Muhsin sendiri orang Jember. Ia keturunan Arab yang sudah tercampur dengan Madura. Apalagi istrinya –yang lahir di Pasuruan.

Muhsin menempuh SMA di pondok YAPI Bangil. Dekat Pasuruan. Pondok itu dikenal sebagai pondok syiah. Dari YAPI, Muhsin ke Iran. Kuliah di Qom, ''Makkahnya syiah. Di sana ia sampai memperoleh gelar master filsafat.

"Anda ketua syiah Indonesia?"

"Tidak ada istilah itu di syiah di Indonesia," jawabnya.

"Apa posisi Anda di syiah?"

"Saya tokoh saja," katanya.

"Tokoh nomor 1?"

"Hahaha ... tidak tahu. Mungkin saya paling terkenal karena aktif di medsos. Juga karena sering menulis artikel," jawabnya.

"Kapan terakhir ke Iran?"

"Setelah Covid. Tahun 2023".

"Kapan ke Iran lagi?"

"Pertengahan bulan depan. Kalau jadi," katanya.

Kategori :

Terkait

Selasa 09 Jun 2026 - 21:37 WIB

Perjudian Besar

Senin 08 Jun 2026 - 20:19 WIB

Kanan Dalam

Minggu 07 Jun 2026 - 21:20 WIB

Neo Pop

Sabtu 06 Jun 2026 - 21:34 WIB

Lewat Pasrah

Jumat 05 Jun 2026 - 21:25 WIB

Tidak Mati