Carter 747

Sabtu 10 Jan 2026 - 22:24 WIB

"Lho saya juga kemarin. Kok tidak ketemu ya?"

Lokasi rumah duka itu di Adi Jasa. Kalau yang meninggal orang biasa cukup menyewa satu ruangan di situ. Untuk Radjimin yang disewa tujuh ruangan. Luas. Penuh hiasan bunga. Satu pelayat belum tentu bertemu pelayat lainnya.

Radjimin lima hari disemayamkan di situ. Yang maisong tidak henti-hentinya. Siang malam.

"Saya bisikkan sesuatu ke peti Pak Radjimin kemarin," ujar Ny Sindunata.

"Anda bisikkan apa?"

"Kok pergi duluan, meninggalkan Pak Sindu," ujarnyi.

Sindunata juga vegetatif. Juga sudah delapan tahun. Hanya berbeda dua bulan dengan Radjimin. Sindu kini berusia 72 tahun. Radjimin seumuran saya: 75 tahun –hanya beda lima bulan.

Kelihatannya rekor Radjimin akan dipecahkan oleh temannya sendiri: sama-sama konsul kehormatan negara Eropa Timur. Radjimin konsul Hungaria. Sindu konsul Slovakia.

Anitalah yang kini menangani Marriott. Sehat. Cantik. Masih lima ''i''. Bersama tiga anaknyi dia memimpin Marriott. Termasuk mengelola jaringan hotel: Artotel.

Tentu banyak kenangan bersamanya. Suatu saat saya bertemu Radjimin di bandara. Biasa. Ia pakai jas lengkap. Radjimin orang yang selalu tampil keren. Apalagi orangnya memang ganteng, tinggi, atletis. Mirip dengan pendeta muda Mawar Sharon saat ini: Philip Mantofa.

"Mau ke mana?" tanya saya.

"Ini, bawa rombongan besar," jawabnya.

Bersama Radjimin memang ada 400 orang. Saya lupa: mereka jemaat gereja Pantekosta Tabernakel atau Gereja Mawar Sharon. Radjimin dulunya jemaat Tabernakel, lalu pindah ke Mawar Sharon.

"Jadi, mau ke mana rombongan ini?," tanya saya lagi.

"Mau ke Manila, Filipina," jawabnya.

"Ada apa di Manila?"

Kategori :

Terkait

Sabtu 25 Apr 2026 - 21:32 WIB

Air Pohon

Jumat 24 Apr 2026 - 20:27 WIB

Da Yunhe

Kamis 23 Apr 2026 - 20:00 WIB

Jalan Makmur

Rabu 22 Apr 2026 - 19:18 WIB

Halo Wani

Selasa 21 Apr 2026 - 20:56 WIB

Juara Dunia