Dahlan Dahlan

Jumat 21 Nov 2025 - 21:30 WIB

Saya mendarat di Wamena sudah pukul 13.00. Kalau harus makan siang bisa bahaya: keduluan hujan. Napak tilas bisa gagal. Maka, dari bandara Jayapura, sambil menunggu pesawat yang delay, saya telepon Pak Wolter: agar membeli talas kukus. Untuk makan siang --sambil menikmati perjalanan ke Kurima.

Yang juga beda adalah banyaknya penerbangan Jayapura-Wamena. Banyak sekali. Trigana Air saja bisa enam kali sehari. Pakai pesawat Boeing 737 pula. Seingat saya Trigana itu spesialis operator pesawat-pesawat kecil. Ternyata kini sudah punya pesawat-pesawat Boeing 737.

Tentu saya pilih naik Trigana –kalau tahu sebelumnya. Di benak saya nama Wing Air lebih populer. Padahal pesawatnya pakai baling-baling: ATR. Perlu satu jam penerbangan. Padahal dengan Trigana hanya setengah jam. Apalagi setelah tahu penerbangan Wings Air ini mundur dua jam.

Delapan kali penerbangan Jayapura-Wamena menunjukkan betapa majunya ekonomi kota Wamena. Mungkin karena terutama sejak ada provinsi Papua Pegunungan yang Wamena menjadi ibu kotanya.

Pedalaman Papua lebih aman dari yang saya bayangkan. (Dahlan Iskan)

Kategori :

Terkait

Sabtu 17 Jan 2026 - 21:59 WIB

Anomali Iran

Jumat 16 Jan 2026 - 22:07 WIB

Asta Cashtry

Kamis 15 Jan 2026 - 22:13 WIB

Rafael Zainal

Rabu 14 Jan 2026 - 22:05 WIB

Amang Tabung

Selasa 13 Jan 2026 - 21:00 WIB

Amang Waron